Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polisi Menangkap 7 Orang Positif Narkoba Saat Giat Razia Akhir Tahun di Tempat Hiburan Malam
2018-12-31 03:35:56

Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan saat melakukan razia narkoba.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Bereita HUKUM - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap tujuh orang positif pengguna narkoba, saat giat razia narkoba terakhir untuk kinerja tahun 2018. Sasaran razia tempat hiburan malam Playsure yang berlokasi di Jakarta Barat, Minggu (30/12) dini hari.

Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengatakan razia narkoba dilakukan sekitar pukul 00:00WIB, Polisi langsung masuk kedalam diskotik melakukan penggeledahan dan pemeriksaan tes urine terhadap para pengunjung.

"Saat razia sebanyak tujuh orang diamankan, empat wanita dan tiga pria akibat mengkonsumsi narkoba. Ini adalah pesan kepada para penyalahguna narkoba, bahwa polisi tidak libur dan kita akan terus melakukan operasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba,” kata Suwondo dilokasi razia, Minggu (30/12).

Polisi langsung membawa para tersangka ke Polda Metro Jaya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan uji laboratorium.

“Malam ini kita bawa ke Polda Metro Jaya dan besok akan kita lakukan uji kembali, di laboratorium. Kita tanyakan kembali, nanti teknisnya dokes yang akan menjelaskan” ujar Suwondo.

Saat dilakukan razia ditempat hiburan tersebut, terdapat sekitar 75 orang pengunjung yang berhasil kita periksa, tujuh diantaranya positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine.

Kegiatan razia, mengingatkan bagi para bandar dan pengedar bahwa polisi sama sekali tidak lengah akan peredaran narkoba.

Berdasarkan kegiatan kali ini, menunjukan data penurunan angka penggunaan narkotika oleh masyarakat Jakarta, khususnya di tempat hiburan malam.

Sesuai dengan data yang kami sampaikan pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2018, ada penurunan pengguna narkotika.

"Pada tahun 2017 ada 7.757 tersangka, sedangkan 2018 hingga ada 6.856 tersangka," ucapnya.

Agar terhindar dari narkotika, Suwondo mengimbau kepada masyarakat dan anak Indonesia harus punya kemampuan olahraga. Apa saja kegiatan positif disekolah maupun diluar sekolah seperti keagamaan, dan peran orang tua sangat menentukan masa depan anak Indonesia.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Kapolda Hadiri Peringatan HUT Provinsi Gorontalo Ke-19
Taylor Swift terancam tak bisa nyanyikan lagunya sendiri
Hong Kong Resesi Ekonomi Pertama dalam Satu Dekade Akibat Unjuk Rasa Anti-Pemerintahan
'Gencatan Senjata' Israel-Gaza Dimulai, Warga Cemas akan Pecah Perang
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ETOS Indonesia: Nama Ridwan Hisjam Menguat Menuju Golkar 1
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Komisi IX Upayakan Iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri Tidak Naik
Jelang Munas X Partai Golkar, Bamsoet Cooling Down agar Pendukungnya Tak Digeser dan Disingkirkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]