Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
2018-05-24 14:13:49

Tampak saat acara jumpa pers pemusnahan barang bukti Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti (Barbuk) Metamfetamin (sabu) berat brutto 239, 84 kilogram dan MDMA (ekstasi) berjumlah 30.000 butir, Kamis (24/5).

Wadirnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Audie Latuheru menyampaikan sabu dan ekstasi yang akan dimusnahkan ini merupakan hasil pengungkapan jaringan Malaysia dan Jakarta, dengan empat tersangka.

"Satu tersangka warga negara Malaysia inisial LTH alias M dengan tindakan terarah dan terukur, tewas ditembak " ujar Audie di Polda Metro Jaya, Kamis (24/5).

Pemusnahan barang bukti (narkoba) ini merupakan hasil pengungkapan sindikat jaringan internasional yang melibatkan warga negara Malaysia pada 8 Februari 2018 lalu di Kompleks pergudangan harapan Dadap Jaya No. 36 Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang.

"Sekedar mereviuw kembali, kegiatan ini (pemusnahan) merupakan hasil pengungkapan 8 Februari 2018 lalu, mereka mengemas barang haram tersebut di dalam mesin cuci," ucapnya.

Audie menjelaskan, jika saat ini pihaknya telah menahan tiga orang tersangka, JN alias MT, AN alias AK dan ID alias AL yang sebelumnya sudah menjalani hukuman (napi). Otak pelaku yang adalah seorang warga Malaysia berinisial LTH alias M meninggal dunia didor polisi karena berusaha kabur dan melawan petugas saat hendak dilakukan penangkapan.

AKBP Donie Alexander menambahkan bahwa barang bukti tersebut didatangkan dari Malaysia."Barang ini berasal dari Malaysia," katanya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku yang masih hidup dikenakan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Manda Terdakwa Jaringan 4,6 Gram Sabu di Samarinda Dituntut 7 Tahun Penjara
Kantongi 5 Gram Sabu Terdakwa Ibrahim Divonis 9 Tahun Penjara
Sidang Kepemilikan 4,6 kg Sabu dan 540 Butir Ekstasi, Terdakwa Sagiri Dikendalikan Andre
Polisi Mengungkap Jaringan Malaysia Sabu 30 Kg dan Menyita Uang Rp 2,3 Miliar
Polisi Menangkap Pilot Asal Bangladesh Regent Airways dan Oknum PNS Kasus Sabu
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Zulkifli Kritik Istana Soal Gempa NTB: Bencana Kok Hitung Untung-Rugi
Sidang Paripurna DPRD Kaur terkait Raperda APBD-P Berjalan Lancar
Gagal Mitigasi, Pemerintah Harus Jadikan Gempa Lombok Bencana Nasional
Pembangunan Jembatan dari Dana Desa Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Baik
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]