Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polda Metro Jaya Menangkap 7 Tersangka Jaringan Narkotika Internasional - Malaysia
2018-12-19 13:36:31

Tampak Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat jumpa persi, Rabu (19/12).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap 7 tersangka YH alias O (41), N alias B (47), M alias O (36), AS alias AK (28), H Alias TM (28), AB alias ZB (38) dan HG (35) jaringan narkotika internasional Malaysia Palembang Jakarta dengan barang bukti 70,733 kg methaphetamine (shabu) dan 49,238 butir amphetamine (ekstasi).

"Selain barang bukti shabu dan ekstasi, polisi juga menyita 5 mobil mewah dan 2 sepeda motor," ucap Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat dilokasi, Rabu (19/12/2018).

Para tersangka ditangkap pada hari Senin 17 Desember 2018, di Apartemen Season City Tower C Lantai 16 kamar FC Jl. Prof. DR. Latumeten No 33 Rt.13/ 01 Kelurahan Jembatan Besi Tambora, Jakarta Barat.

"Mereka menyimpan narkotika dalam 3 koper berisi shabu berat brutto 70,733 Kg dan 3 tas berisi 49.238 butir ekstasi berukuran besar yang rencana akan diproduksi ulang oleh jaringan menjadi lebih kecil," ujar Wakapolda.

Kasubdit 2 Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander menambahkan berawal dari keterangan informasi masyarakat, pihaknya melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh jaringan Malaysia, Palembang dan Jakarta yang akan diedarkan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, diduga untuk menyambut pergantian malam tahun baru.

Penyelidikan lalu dilakukan, setelah yakin diduga kuat adanya pelaku jaringan penyalahgunaan narkoba. Kemudian melakukan pemantauan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 tersangka yang diketahui bernama YH alias O dan N alias B yang telah bekerjasama dan kedapatan menyimpan barang bukti di Apartemen Season City tower C lantai 16 kamar FC. Dari hasil interogasi tersangka YH mengakui narkoba tersebut didapat dan dikendalikan oleh M alias Aong dan H als Topui.

"Shabu tersebut diambil di Palembang oleh beberapa orang antara lain N, M, AS, AB, HG, Ijuk (DPO), Johan (DPO). Pemilik barang tersebut adalah warga negara Malaysia D alias RM (DPO)," terang Dony.

Shabu tersebut diambil dari Palembang pada hari Jumat tanggal 14 Desember 2018, dan sampai di Jakarta pada hari sabtu tanggal 15 desember 2018, lalu disimpan di Apartemen Season City.

"Ukuran ekstasi jaringan internasional asal Malaysia ini cukup besar, bila di oplos 1 ekstasi bisa menjadi 3 ekstasi," paparnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Polda Metro dan Bea Cukai Tanjung Priok Mengungkap 30 Bungkus Teh Cina Berisi Sabu 31,7 Kg
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Kosmetik, Obat-Obatan
BNN Menangkap 4 Tersangka Sabu 50 Kg dan Ekstasi 23 Ribu Butir dari Malaysia
Sat Narkoba Polres Jakbar Bersama Bea Cukai dan DEA AS Menangkap 4 Tersangka Narkoba WNA Cina
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Resmob PMJ Menangkap Pelaku Pencurian Dolar di Brangkas Mantan Teman Kantornya
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]