Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
E-Tilang
Polda Metro Jaya: Wajah Pelanggar Lalin akan Terkoneksi dengan Data SIM
2019-09-04 08:59:15

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemanfaatan teknologi informasi dan big data, tengah dipersiapkan sebagai penunjang optimalisasi electronic traffic law enforcement (E-TLE).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf memberikan contoh, salah satu implementasi teknologi ini akan dihadirkan dalam penegakkan hukum kebijakan Ganjil Genap (GaGe) yang akan dimulai pada 9 September 2019 mendatang.

"Jadi penindakan di kawasan itu nanti ada kamera CCTV dan E-TLE. Di samping penindakan manual, penindakan secara elektronik juga," ujarnya seusai menghadiri talk show sosialisasi ganjil genap di Gedung IASTH UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya bersama pemprov sebelumnya menganggarkan pengadaan CCTV ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 hingga Rp38 miliar.

Yusuf menjelaskan bahwa 81 kamera pemantau di 25 ruas jalan tersebut nantinya bukan hanya akan menindak pelanggar kebijakan ganjil genap. Tetapi juga pelanggaran yang bisa terpantau E-TLE, seperti penggunaan telepon genggam, tidak mematuhi rambu, tidak memakai sabuk pengaman, atau melanggar Marka jalan.

"Karena kamera yang terbaru ini bisa tembus kaca depan mobil. Bahkan, tahun depan saya tambah fitur ada face recognition, yang domisili Jakarta jadi wajahnya bisa kita koneksi ke data SIM, wajahnya (pelanggar) kelihatan. Pihak kepolisian akan terus mengikuti perkembangan teknologi seperti ini," tambahnya.

Yusuf berharap teknologi penunjang yang lebih lengkap ini bisa terlaksana paling cepat pada Oktober 2019 untuk wilayah Kota Tua sampai Medan Merdeka Barat dan Blok M, Grogol hingga Cawang dilanjut Cawang hingga Halim dan Cawang hingga Cempaka Putih, dan sepanjang Jalan Rasuna Said.(bs/bh/amp)

Share : |

 
Berita Terkait E-Tilang
Polda Metro Jaya: Wajah Pelanggar Lalin akan Terkoneksi dengan Data SIM
Pelanggar ETLE Tidak Perlu Sidang Pengadilan, Membayar Denda Tilang di BRI atau Bank Lain
MenPAN-RB Syafruddin: Penerapan Tilang Elektronik Bentuk Kehadiran Negara di Masyarakat
Sosialisasi Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Area Car Free Day Bundaran HI
Mulai Hari Ini Kamis 1 November Berlaku Penindakan Sistem Tilang Elektronik atau ETLE
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul
Korupsi Berkomplot Anggota DPRD Kaltim, KPADK Minta Jaksa Agung Periksa Kembali 6 Tersangka
Legislator Anggap Karhutla Sebagai Bentuk Kegagalan Pemerintah
Tolak Bantuan DKI Jakarta Atasi Karhutla, Warga Riau Sebut Pemprov Riau Sombong
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]