Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Bola
Plt Ketum PSSI Joko Driyono Penuhi Panggilan Penyidik Satgas Antimafia Bola
2019-01-25 13:27:34

Plt Ketum PSSI Joko Driyono saat hadir di Polda Metro Jaya.(Foto: Istimewa)
JAKARTA,Berita HUKUM - Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono memenuhi panggilan penyidik Satgas Antimafia Bola untuk diperiksa sebagai saksi terkait pengaturan skor.

Joko datang ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.00 WIB dengan didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria. Dia mengaku pemanggilanya kali ini untuk kasus yang dilaporkan mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

"Pemanggilan atas kasus yang dilaporkan oleh Persibara untuk Mr. P (Priyanto), Miss T (Anik Yuni Artika) dan saya dimintain keterangan pemeriksaan hari ini," kata Joko di Polda Metro Jaya, Kamis (24/1).

Menurut Joko, dirinya akan membantu pihak kepolisian dalam menyelidiki kasus skandal pengaturan skor yang berada di dunia pesepakbolaan Indonesia.

"Saya akan membantu proses ini, agar bisa diselesaikan secepat-cepatnya," ucapnya.

Sebelumnya, polisi sudah memproses 4 dari 73 laporan yang akan ditindaklanjuti. Ke-empat laporan itu terkait pengaturan laga Persibara versus PS Pasuruan, dugaan suap agar PS Mojokerto ke Liga 1, dugaan suap untuk jadi tuan rumah Piala Suratin 2009, dan dugaan pengaturan skor laga Madura FC vs PSS Sleman.

Dalam kasus ini, Satgas sudah menetapkan 12 orang sebagai tersangka diantaranya, yakni anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika dan ayahnya yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan seorang wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid.

Selanjutnya, staf Direktur Penugasan Wasit di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berinsial ML. Selain ML, Satgas juga menetapkan status tersangka kepada YI, CH, DS, P dan MR. Namun belum ada penjelasan terkait empat tersangka lainnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Bola
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Status Anak Perusahaan BUMN: Adalah BUMN
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Baleg DPR Harapkan Keseriusan Pemerintah Bahas Undang-undang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]