Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kecelakaan Pesawat
Pesawat Militer AS Alami Kecelakaan, 16 Anggota Marinir AS Tewas
2017-07-12 03:13:31

Pesawat militer AS yang mengalami kecelakaan di Desa LeFlore, negara bagian Mississippi, AS.(Foto: Istimewa)
MISSISSIPPI, Berita HUKUM - Sedikitnya 16 orang tewas setelah sebuah pesawat militer AS mengalami kecelakaan di wilayah selatan Negara bagian Mississippi sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Senin (11/7).

Kecelakaan ini terjadi di Desa LeFlore, yang berjarak sekitar 160km dari Jackson, Ibu kota Negara bagian Mississippi.

Semua korban yang tewas adalah anggota Marinir AS, kata pimpinan SAR setempat, Fred Randle.

Gubernur Mississippi, Phil Bryant mengatakan insiden kecelakaan pesawat militer ini merupakan "tragedi".

"Prajurit kami, baik perempuan ataupun pria, mempertauhkan hidup mereka setiap hari demi mengawal nilai-nilai kebebasan," katanya.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi tentang faktor penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

pesawat jatuh

Media lokal di Mississippi, Clarion-Ledger melaporkan pesawat tersebut jatuh di sebuah ladang kedelai di Desa Leflore, dan meninggalkan bekas puing sejauh ratusan meter.

Badan Investigasi Federal (FBI) dilaporkan sudah berada di lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan.

Sementara, Kepala pemadam kebakaran setempat, Marcus Banks mengatakan kepada media the Greenwood Commonwealth bahwa petugas pemadam kebakaran mendengar "ledakan keras".

Kemungkinan bunyi ledakan keras bersumber dari mesin pesawat yang ikut terbakar.

Banks mengatakan bahwa pihaknya telah menyemprotkan 4.000 galon busa ke bangkai pesawat terbang tersebut untuk memadamkan api.

Juru bicara Korps Marinir AS, Kapten Sarah Burns, mengatakan bahwa pesawat yang jatuh adalah pesawat Hercules KC-130.(BBC/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Kecelakaan Pesawat
Pesawat Militer AS Alami Kecelakaan, 16 Anggota Marinir AS Tewas
Pesawat Militer Rusia Tu-154 'Jatuh di Laut Hitam dekat Sochi
Pesawat Hercules A-1334 yang Jatuh Baru Dioperasikan TNI AU 10 Bulan
Harusnya 5 Nama di Manifest, Ikutnya Francisca di Heli Pengamanan Jokowi Diselidiki
Pesawat Jatuh di Rusia, Seluruh Penumpang dan Kru Tewas
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SBY dan Prabowo Sepakat Awasi Penguasa agar Tidak Melampaui Batas
Menhan Saksikan Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) Karya Anak Bangsa
Pansus RUU Terorisme dan Pemerintah Sepakati Pasal Penyadapan, Harus Perhatikan HAM
Krisis Garam Terjadi Karena Kesalahan Manajemen KKP
MK: PK Perdata Hanya Sekali
Setelah Kemenkeu Salurkan Pembiayaan Rp 1,5 Triliun, Kini PBNU Dapat Lahan 10.000 Ha dari Kementan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SBY dan Prabowo Sepakat Awasi Penguasa agar Tidak Melampaui Batas
Menhan Saksikan Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) Karya Anak Bangsa
Krisis Garam Terjadi Karena Kesalahan Manajemen KKP
Hentikan Peradilan Sesat KPK
Diduga Memeras Tersangka Kasus KONI, Kajari Bontang Budi Setyadi Dilaporkan ke Kejagung
Prof Dr Yusril Ihza Mahendra: Presiden Sudah Bisa Kena Impeachment
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]