Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Mulai Diadili dalam Kasus Dugaan Korupsi
2020-05-26 06:14:30

Netanyahu adalah perdana menteri pertama di Israel yang menjalani proses persidangan dalam status aktif menjabat.(Foto: REUTERS)
ISRAEL, Berita HUKUM - Persidangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan korupsi telah dimulai di Jerusalem, beberapa hari setelah ia memulai masa jabatan baru.

Netanyahu, 70, adalah pemimpin pertama negara itu yang menghadapi persidangan dugaan korupsi dalam status aktif menjabat. Dia membantah tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan breach of trust).

Saat tiba di gedung pengadilan untuk persidangan yang singkat itu, ia mengatakan bahwa kasus-kasus itu ditujukan untuk "menjatuhkannya dengan cara apa pun yang memungkinkan".

Dia dilantik kembali ke jabatannya sebagai kepala pemerintahan persatuan seminggu yang lalu.

Saingan politiknya, Benny Gantz, setuju untuk berbagi kekuasaan setelah tiga pemilihan umum yang tanpa hasil digelar dalam waktu kurang dari setahun.

Dia telah menolak permintaan oleh lawan politik untuk mundur saat menghadapi kasus korupsi.

Pemimpin partai sayap kanan Likud ini adalah perdana menteri terlama di Israel, yang telah berkuasa terus menerus sejak 2009. Dia juga menjabat pada periode 1996-1999.

Apa yang terjadi di pengadilan?

Ketika dia tiba di Pengadilan Distrik Jerusalem pada Minggu (25/05), dia mengatakan kepada wartawan: "Saya di sini dengan berdiri tegak dan kepala saya terangkat tinggi."

"Ketika Anda ingin menjatuhkan saya, perdana menteri yang kuat dari kanan, semuanya mungkin," tambahnya.

Di awal persidangan, yang berlangsung sekitar satu jam, Netanyahu mengatakan pada para hakim: "Saya membaca dan memahami dakwaan."

Dia berdiri dengan masker dan menolak untuk duduk di bangku terdakwa sampai para wartawan meninggalkan ruangan, kata media setempat.

Pengacaranya mengatakan mereka perlu beberapa bulan untuk mempersiapkan pembelaan mereka. Tanggal untuk sidang berikutnya telah ditetapkan pada 19 Juli.

Image of Benjamin Netanyahu on a banner at an anti-corruption rally in Tel Aviv (19/04/20)Hak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionNetanyahu menolak desakan untuk mundur. Ia mengatakan bersumpah akan membersihkan namanya.


Apa yang dituduhkan pada Netanyahu?

Netanyahu dituduh dalam tiga kasus, yang dikenal sebagai 1.000, 2.000, dan 4.000.

> Kasus 1.000 - Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: ia dituduh menerima hadiah - terutama cerutu dan botol sampanye - dari pengusaha yang kuat dengan imbalan bantuan

> Kasus 2.000 - Penipuan dan pelanggaran kepercayaan: Netanyahu dituduh menawarkan untuk membantu meningkatkan penjualan surat kabar Israel Yediot Ahrono dengan imbalan berupa liputan positif

> Kasus 4.000 - Penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan: sebagai PM dan menteri komunikasi pada saat dugaan pelanggaran terjadi, Netanyahu dituduh membuat keputusan yang menguntungkan pemegang saham di raksasa telekomunikasi Bezeq, Shaul Elovitch, sebagai imbalan untuk liputan positif oleh situs berita Walla, milik Elovitch

Netanyahu membantah keras semua tuduhan terhadapnya, dan menyebutnya sebagai "perburuan penyihir" oleh lawan-lawan politiknya.

Bagaimana perdana menteri dapat melayani publik dan diadili pada saat yang sama?
>
Menurut hukum Israel, seorang pemimpin yang dituduh melakukan kejahatan tidak diharuskan mengundurkan diri. Namun belum ada preseden terkait ini.

Seorang mantan perdana menteri, Ehud Olmert, mengundurkan diri sebagai pemimpin partai ketika dia sedang diselidiki terkait kasus korupsi pada 2008, tetapi secara teknis tetap menjabat sebagai perdana menteri sampai pemilihan tahun berikutnya - jajak pendapat yang membawa Benjamin Netanyahu berkuasa.

Di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan dengan Benny Gantz, peran baru "perdana menteri pengganti" telah dibuat, yang berarti ketika kedua orang itu berganti posisi dalam waktu 18 bulan, Netanyahu masih akan menduduki kantor perdana menteri sebagai wakil Gantz.

Jewish youth holds Israeli flag near Jewish settlement of Maale Adumim (file photo)Hak atas fotoAFP
Image captionNetanyahu kemungkinan akan terus maju dengan rencana untuk mencaplok permukiman Yahudi dan Lembah Jordan dalam beberapa bulan mendatang, sebuah langkah yang pasti akan membuat geram warga Palestina.

Apa arti persidangan bagi negara?

Singkatnya, perdana menteri yang menduduki posisi terkuat di negeri itu tengah berusaha membersihkan namanya dan menghindari hukuman penjara.

Pemimpin oposisi Yair Lapid menyebutnya "memalukan" dan "mengerikan bagi semangat bangsa" meskipun hal itu diharapkan tidak akan mempengaruhi kebijakan pemerintah.

Netanyahu kemungkinan akan terus maju dengan rencana untuk mencaplok permukiman Yahudi dan Lembah Jordan - wilayah di Tepi Barat yang diduduki - dalam beberapa bulan mendatang, sebuah langkah yang pasti akan membuat geram warga Palestina.

Opini publik di Israel tentang apakah Netanyahu harus lanjut sebagai perdana menteri terpecah: para kritikus mengatakan persidangan membuat Netanyahu tidak bisa berkerja seperti semestinya, tetapi pendukungnya - termasuk partainya - mengatakan ia telah dipilih secara demokratis dan tidak bisa disuruh mundur.

Bahkan jika dia dinyatakan bersalah, Netanyahu tidak akan diminta untuk mengundurkan diri sampai semua tahapan banding selesai- yang secara teori dapat berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun ke depan.

Dalam kasus Ehud Olmert, mantan perdana menteri yang diadili pada tahun 2009, ia baru menjalani hukumannya pada tahun 2016 karena proses hukum yang panjang.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Israel
 
BKSAP: Aneksasi Israel Dikhawatirkan Picu Perang Terbuka
 
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Mulai Diadili dalam Kasus Dugaan Korupsi
 
Negara-negara Arab Kecam PM Benjamin Netanyahu Memperluas Kedaulatan Israel dengan Nencaplok Lembah Yordania
 
Kelompok Hizbullah Klaim Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Selatan Beirut
 
Polisi Israel Serukan PM Netanyahu Didakwa Kasus Penipuan dan Penyuapan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]