Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Pornografi
Penulis Blogger dan Kurir VCD Porno Ditangkap
2016-04-05 21:03:38

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Agung Marlianto di Polda Metro Jaya, Selasa (5/4).(Foto: BH/as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, menangkap penulis blogger dan kurir, lantaran memproduksi film pornografi bertemakan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT).

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Agung Marlianto mengatakan, kedua tersangka berinisial EA dan EPS ditangkap di dua tempat berbeda.

"EA merupakan penulis blogger. Ia menggunakan IT, memasukan film porno melalui media sosial, di situ ada reknening penampung, setelah dibayar film dikirim lewat jasa pengiriman," ujar AKBP Agung Marlianto di Polda Metro Jaya, Selasa (5/4).

Dikatakan Agung, tersangka EA mengupload film porno khusus bertemakan LGBT di www.dvdrommy.blogspot.co.id. "Secara terangan-terangan diupload di blogspot. Film khusus LGBT. Ia menjadi member di salah satu user situs porno luar negeri, kemudian diperbanyak dan dijual melalui blog. Kami sita ada laptop dan master film di harddisk," katanya.

Sementara itu, tersangka EPS merupakan seorang kurir yang diminta kawannya berinisial W untuk mengirim ratusan film porno ke toko-toko di pusat perbelanjaan, di Jakarta Utara.

"Tersangka EPS kami tangkap di Jakarta Utara, saat akan mengirimkan kepingan DVD di sebuah pusat perbelanjaan. Kami menyita barang bukti yang cukup banyak. Barang itu nanti dijual secara sembunyi-sembunyi," ungkapnya.

Ia menyampaikan, tersangka EPS mengaku tak menerima bayaran sebagai kurir. "Dia mengaku baru dua kali mengantar. Tidak dibayar, namun hanya minta ganti uang bensin dan ganti ban. Dia mau menjadi kurir karena utang budi dengan temannya. Dia perantau dan ditampung temannya (tersangka W)," paparnya.

Menurutnya, tersangka W yang masih buron memiliki pabrik penggandaan film porno di pinggiran Jakarta. Ia mengantongi omset Rp10 juta per bulan dan sudah tiga tahun menjalankan bisnis itu.

"Saya belum bisa sebutkan di mana wilayahnya karena sedang pengembangan. Pabriknya ada di pinggiran Jakarta. Pelaku utamanya (W) ini masih DPO, tapi dalam waktu dekat Insya Allah akan kami tangkap. Per hari dia bisa mencetak 10 ribu keping DVD porno. Satu keping dijual Rp40 ribu sampai Rp50 ribu. Modalnya, Rp5 ribu hingga 10 ribu. Jadi keuntungannya sekitar 30 ribu per keping," jelasnya.

Tersangka dijerat Pasal 29 dan Pasal 32 UU RI No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 80 dan Pasal 6 UU No.33 tahun 2009 tentang Perfilman.(bh/as)


 
Berita Terkait Pornografi
 
Tim Cyber Crime PMJ Menangkap 3 Pelaku Penyebar Video Pornografi di Medsos
 
Polisi Menangkap 2 Tersangka Pembuat dan Pengiklan Beberapa Situs Pornografi
 
Krimsus Polres Jakbar Ungkap Penipuan Akun Instagram Fiktif Penyedia Wanita
 
Kemenkominfo Didesak Segera Tindak Konten Pornografi di WhatsApp
 
VM Gadis Nyaris Telanjang Ternyata Menderita Penyakit Skizoafektif
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
Kapolda Minta Kasatker Ikut Berperan Penyusunan Rencana Anggaran, Jangan Hanya Para Kasubbag Renmin
Keputusan MA Kasus First Travel Janggal
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
Dinas Pendidikan Gencarkan Sekolah Ramah Bersepeda
PAMI Kembali Demo Tuntut Gelar Doktor Rektor UNIMA Dicabut
Tausiyah di Bogor, UAS: Yang Ngundang Saya Diperiksa Lho
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SOKSI, FKPPI dan Pemuda Pancasila Dukung Bamsoet Ketum Golkar Periode 2019-2024
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?
Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]