Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
TNI
Penasehat Militer RI Ikuti Pertemuan Misi MINURSO di New York
2018-10-11 08:15:45

Tampak Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si (ketiga kiri) mengikuti pertemuan MINURSO di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.(Foto: Istimewa)
NEW YORK, Berita HUKUM - Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si. mengikuti pertemuan Misi United Nations Mission For The Referendum in Western Sahara (MINURSO) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (9/10) waktu setempat.

Pertemuan Misi United Nations MINURSO dipimpin oleh President of the United Nations Security Council, diikuti oleh negara-negara yang berkontribusi sebagai peacekeepers pada Misi Perdamaian PBB, baik dari kalangan sipil maupun militer.

Pada pertemuan tersebut dibahas antara lain terkait peran pasukan perdamaian di Sahara Barat, kebutuhan angkutan Helikopter sebagai sarana angkut udara, kebutuhan akan medical bagi rakyat setempat dan peran society untuk membangun Peace Building serta Peace Procces.

MINURSO merupakan misi Pasukan Perdamaian PBB yang dibentuk berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 690 tahun 1991. Pembentukan misi di Sahara Barat itu sejalan dengan kesepakatan antara Pemerintah Maroko dan kelompok Frente Popular para la Liberacien de Saguia el-Hamra y de Rio de Oro (Frente POLISARIO), yang dicapai pada tanggal 30 Agustus 1988.

MINURSO dimandatkan untuk menjalankan sejumlah tugas, diantaranya mengawasi gencatan senjata, memeriksa penurunan jumlah pasukan Maroko di wilayah Sahara Barat serta melakukan dan memastikan terselenggaranya referendum yang bebas dan adil dalam penentuan nasib rakyat di wilayah itu.(TNI/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait TNI
Jelang Pengumuman KPU 22 Mei, Kapushidrosal: Tetap Bersikap Netral
HUT ke-73 Polisi Militer Angkatan Darat Diawali dengan Kegiatan Donor Darah
Panglima TNI Tinjau Latihan Satgultor TNI di Ancol
Panglima TNI: Satsiber TNI Melindungi Infrastruktur Kritis TNI
Hadapi Perkembangan Dunia, Hubungan dan Kerja Sama Internasional Semakin Penting
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengamat: Rusuh 22 Mei Diharapkan Jadi Momen Perubahan Budaya Politik
Ini Tanggapan Presidium Alumni 212 Soal People Power dan Rusuh di Bawaslu
Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog
AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
Brexit: PM Inggris Theresa May akan Mundur karena Tak Mampu Bawa Inggris Keluar dari Uni Eropa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]