Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kejari Samarinda
Pemusnahan Barang Bukti Hasil Kejahatan Kejari Samarinda Diduga Tertutup Bagi Media
2018-09-10 16:40:19

SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali melakukan pemusnahan berbagai jenis barang bukti dari hasil kejahatan, acara dilakukan di halaman samping kantor Kejari Samarinda Jl. M Yamin pada Senin (10/9) pagi.

Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan para terdakwa yang telah disidang di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda tersebut sudah incrack atau sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Acara pemusnahan dilakukan di kantor Kejari Samarinda diduga tanpa diliput dari pihak media cetak maupun elektronik dan online, baik lokal maupun nasional, sehingga disinyalir pemusnahan barang bukti tersebut tertutup dari para wartawan.

Diketahui adanya pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan Kejari Samarinda tersebut saat pewarta BeritaHUKUM.com melintas didepan kantor Kejari dan melihat ada asap yang mengepul dari tong yang diduga dilakukan pemusnahan barang bukti.

Sementara, Kasi Pidum Kejari Samarinda Zainal, SH saat di konfirmasi pewarta di ruang kerjanya terkait dugaan pemusnahan barang bukti yang tertutup dari para wartawan tersebut mengatakan, pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang sudah incrack periode tiga bulan terakhir yaitu Juni, Juli dan Agustus 2018 dan sudah mempunyai unsur-unsur kehadiran, yang hadir dua orang dari Polres Samarinda, dua orang dari BNNP Kaltim dan satu orang dari Dinas Kesehatan.

"Pemusnahan barang bukti sudah memenuhi unsur yang hadir, Kajari dan saya sendiri Kasi Pidum, 2 orang dari Polres Samarinda, 2 orang dari BNNP Kaltim, 1 orang dari Dinas Kesehatan, kedepannya wartawan akan kita sampaikan," ujar Zainal selaku Kasi Pidum Kejari Samarinda pada, Senin (10/9).

Adapun barang bukti hasil kejahatan yang dimusnahkan oleh Kejari Samarinda pada Senin (10/9) adalah Perkara TPUL/Narkotika dan lainnya sebanyak 170 perkara, Perjudian ada 6 Perkara, Perkara Oharda Pasal 363, 480,338, 372 dan 351 KUHP sebanyak 14 Perkara serta 2 perkara tipirig.

Rincian barang bukti hasil kejahatan yang dimusnahkan adaalah; Sabu 179 paket klecil, Doubel L 2.130 Butir, Pil Somadril 141 Butir, Inex 70 Butir, Pil Carnoplen 25 Butir, Sajam/kunci/kayu 21 buah, Airsoft/Senpi 3 Pucuk, Pakian dll 16 Helai, Alat hisap sabu/ bong 20 buah, Sendok Penakar 45 buah, Pipet kaca 34 buah, Korek api 28 buah, Printer/CPU 4 buah, Plastik klip 181 lembar, Timbangan digital 26 buah, Kupon Rekap alat judi 24 buah, Miras 9 Jeregen, Llainnya 66 buah, pungkas Zainal.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kejari Samarinda
 
Kejari Samarinda Siap Umumkan Tersangka Kasus Pengadaan Videotron, Setelah Periksa 20 Saksi
 
Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sitaan Kepolisian, BNN dan Balai POM
 
Pemusnahan Barang Bukti Hasil Kejahatan Kejari Samarinda Diduga Tertutup Bagi Media
 
Tidak Puas Tuntutan Jaksa, Kejari Samarinda Dilempari Telur Busuk
 
Jual Nama Jaksa, Staf Kejaksaan Dituding Nipu Orang Tua Terdakwa Rp100 Juta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]