Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Pembobolan ATM
Pembobol ATM Rp 1 Miliar Ditangkap, Polisi: Dari 4 Tersangka 2 Residivis
2020-03-10 18:58:06

Konferensi pers pengungkapan kasus pembobolan ATM.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar dan menangkap sindikat pembobol kartu ATM milik nasabah bank sebesar Rp 1,1 Miliar.

"Ada 4 pelaku yang ditangkap oleh tim subdit cyber crime Krimsus Polda Metro Jaya yakni ARS (26), DN (56), MR (33), H (19). Dua tersangka berinisial M dan IL masih DPO," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/3).

Dalam aksinya, para pelaku menyamar sebagai warga negara asing (WNA) yang berpura-pura menawarkan bisnis ponsel kepada korban.

"Modusnya dengan menawarkan berbisnis HP, otaknya M, ngaku orang Brunei Darussalam, tapi ternyata bukan orang Brunei," kata Yusri.

Ia menjelaskan bahwa kejadian berawal pada akhir Januari 2020 di sebuah hotel mewah di Jakarta. Dia menyebut saat itu, M tersangka yang masih DPO, bertemu dengan korban inisial AR untuk mengajak bisnis handphone.

Yusri mengatakan, tersangka DN yang seolah olah tidak mengenal M ikut ke dalam pembicaraan dan berusaha meyakinkan korban terkait bisnis tersebut. Kemudian, korban akhirnya setuju setelah dijanjikan keuntungan 15 persen setiap penjualan handphone.

Korban lalu diminta oleh M untuk mengecek uang yang ada di rekening sebelum memulai bisnis. Saat itulah, M mengintip PIN ATM punya korban.

"Dicek sama-sama berapa isinya agar tahu kondisi awal berapa isi di rekening masing-masing, yang ada di AR korban sekitar Rp 1,14 M lebih, si pelaku DN ada Rp 99 juta, tapi ketika AR cek saldo mereka intip PIN korban," ucapnya.

Setelah tersangka mengetahui PIN ATM, lalu korban diajak ke suatu tempat. Saat di perjalanan inilah, (di mobil) M menukar ATM korban dengan ATM yang sudah disiapkan.

"Di dalam mobil, korban beri ATM ke M, saat itulah ATM AR ditukar oleh mereka di kendaraan itu, ATM itu ditukar dengan bentuk yang sama tapi kode PIN sudah diketahui," terang Yusri.

Kabid Humas PMJ juga menerangkan, dari hasil pembobolan ATM korban, para tersangka kemudian membagikannya melalui 24 rekening yang ada.

"Pembagian Rp 1,14 miliar, mereka bagi-bagi habis, ada yang Rp 8 juta, ada Rp 230 juta, yang tua (DN) ini pelaku utama Rp 260 juta, yang satunya Rp 67 juta," bebernya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 dan pasal transaksi elektronik UU no 11 pasal 30 ayat 3 dan pasal TPPU, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(bh/amp)


 
Berita Terkait Pembobolan ATM
 
Pembobol ATM Rp 1 Miliar Ditangkap, Polisi: Dari 4 Tersangka 2 Residivis
 
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
 
Polres Metro Jakarta Barat Menangkap Otak Pelaku Ganjal ATM
 
Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kembali Meringkus Pelaku Skimming ATM Asal Bulgaria
 
Satu Lagi Pelaku Kejahatan Skimming WN Bulgaria di Tangkap Polisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Langgar Maklumat Kapolri Pencegahan Covid-19, Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana Dicopot dan Dimutasi
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Hidayat Nur Wahid: Agar Pemerintah Perhatikam Saran MUI, Prioritaskan Penanganan Covid-19
Implementasi Keppres Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Masih Membingungkan
Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020
Ditlantas Polda Metro Pastikan Sidang dan Pengembalian Berkas Tilang Tetap Berjalan Selama Darurat Covid-19
Untitled Document

  Berita Utama >
   
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Polda Metro Tangkap Pria Penipu yang Pakai Akun Facebook Palsu dengan Profil Wanita
Kasus Kematian Corona Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia
Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19
Gugus Tugas Covid-19: Penyemprotan Cairan Disinfektan Tidak Dianjurkan dengan Cara 'Fogging'
Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]