Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PB PII
Pelantikan Pengurus PB PII Periode 2017-2020
2017-08-06 08:30:27

Tampak saat acara Pelantikan Pengurus Besar PII periode 2017 - 2020.(Foto: BH /rat)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah tokoh Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) hadir seperti Muhadjir Effendy (Mendikbud), Sofyan A Djalil (Menteri Agraria), Soetrisno Bachir (Ketua KEIN) Ahmad Muzani (Sekjen Gerindra), Natsir Zubaidi (Sekjen DMI), Nasrullah Larada (Ketua Umum PB Keluarga Besar PII). Hadir pula Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Dimas Oky Nugroho dan ratusan undangan lainya.

Adapun jumlah pengurus yang dilantik berjumlah 48 orang. Di antara pengurus baru itu antara lain Husin Tasrik Makrup Nasution sebagai Ketua Umum, Sureza Sulaiman sebagai Ketua Korps Brigade dan Haslinda Satar sebagai Koordinator Pusat Korps PII Wati.

Pelantikan mengangkat tema "Meneguhkan Komitmen Kepelajaran, Keislaman dan Keindonesiaan Menuju Kedaulatan Pendidikan di Indonesia" yang acara Pelantikan berlangsung secara simbolik dilakukan di Gedung Indosat, Jakarta, Sabtu (5/8).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PII periode 2015-2017 Munawar Khalil mengatakan bahwa PB PII adalah satu-satunya organisasi pelajar yang memiliki tanggung jawab paling besar dalam menguatkan mutu pendidikan masyarakat.

PII adalah satu-satunya organisasi pelajar yang tidak memiliki orangtua. Tidak seperti yang lain. "Sehingga PII memiliki tanggung jawab paling besar di antara organisasi yang lain. Maka hari ini, segala bentuk kepengurusan PB PII, saya serahkan kepada pengurus baru," katanya.

Terkait isu keretakan di tubuh PII, Munawar Khalil menjelaskan, dengan dilantiknya pengurus baru, maka berakhir sudah isu keretakan yang selama ini dibesar-besarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"PII menunjukkan persatuannya yang kokoh. Isu-isu keretakan di internal PII selama ini tidak perlu disebar lagi. PII sudah bersatu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PB PII periode 2017-2020 Husin Tasrik Makrup Nasution mengatakan, PII akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan masyarakat.

Momentum Kembali ke Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy mengatakan sudah saatnya pengurus besar Pelajar Islam Indonesia (PII) masuk ke sekolah-sekolah untuk melakukan pendekatan kepada para pelajar. Aktivis PII dapat membantu mencari tahu masalah yang ada dan menemukan solusinya.

Muhadjir ingin para pengurus dan anggota PII dapat hadir di tengah-tengah siswa dan memberikan pengarahan serta pembinaan. Ia berharap peran serta PII dapat mengurangi masalah-masalah kenakalan remaja.

"Saya kira, acara ini sebagai momentum kembalinya eksistensi organisasi-organisasi di sekolah yang saat ini sangat dibutuhkan kehadirannya untuk ikut membina, ikut menjadikan dirinya sebagai tempat untuk berlatih, terutama di aspek kepemimpinan pelajar," ungkapnya.

Muhadjir memahami sebagai organisasi ektra sekolah tentu memiliki keterbatasan karena tidak secara resmi menjadi bagian dari mata pelajaran di sekolah. Namun, Muhadjir meyakini PII maupun organisasi-organisasi lainnya seperti IMM, PBNU, IBNU, ISNI tetap dapat mengabil peran penting itu untuk dekat dengan para siswa dan membina karakter mereka menjadi pemimpin-pemimpin masa depan.

"Ada PII, IBNU, PBNU, ISNI ada IMM. Saya minta untuk ikut betul-betul ambil bagian karena anak-anak itu akan lebih nyaman akan lebih enak kalau dipimpin oleh teman sebaya," kata Muhadjir.(bh/rat)

Share : |

 
Berita Terkait PB PII
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Didampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Riau
Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
Senat AS: Hentikan Dukungan Amerika pada Arab Saudi dalam Perang di Yaman
Maduro Tuduh AS Ingin Membunuhnya dan Gulingkan Pemerintah Venezuela
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi
Diskusi LPI: Praktik Poligami Banyak Rugikan Kaum Perempuan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
Partai Demokrat Serahkan Perusak Bendera dan Baliho di Pekanbaru ke Polisi
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
Fahri Hamzah Dukung Pansus Tercecernya KTP-el
SAPDA5 Laporkan Hasto ke Bawaslu RI, Diduga Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Lakukan Black Campaign
Inilah 3 Orang DPO Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]