Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Editorial    
 
Koruptor
Para Koruptor Dilapas: Pagi Ikut Apel, Sore Pulang Kerumah dan Belanja Di Mall
Friday 10 May 2013 13:23:46

Koruptor Menyengsarakan Rakyat (Foto : Ist)
Berita HUKUM - Fenomena Hukum di Indonesia sungguh sangat memprihatinkan. Rendahnya rasa Nasionalisme, iman yang tipis serta sistem birokrasi yang sengaja dibuat rumit menjadi faktor utama korupsi tumbuh subur. Yang lebih memprihatinkan dan sangat mencederai rasa keadilan masyarakat, setelah menjadi terpidanapun para koruptor tidak merasakan pahitnya hidup di Lapas seperti terpidana kelas teri lainnya. Para terpidana korupsi tersebut tidak terbiasa hidup menderita, sehingga dengan kekuatan finansialnya selalu mencari akal agar dapat tetap menikmati udara bebas di luarLapas dengan memberi upeti kepada sipir Lapas.

Hasil observasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan banyak narapidana koruptor kelas kakap yang sering keluar masuk sel tahanan untuk pulang ke rumah ataupun berjalan-jalan di mal. Temuan ini pun sudah disampaikan kepada Kementerian Hukum dan HAM. Namun, pihak kementerian mengaku tak berdaya. Mereka angkat tangan dan meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut di nyatakan oleh Ketua KPK Abrahaman Samad bahwa narapidana koruptor tak pernah tidur di Lapas dan berharap pihak Kemenkum HAM harus melakukan evaluasi menyeluruh. Para koruptor tidak pernah tidur di Lapas, pagi ikut apel dan sore sudah di jemput pulang kerumah atau pergi ke mall”. Ujar Samad. Menurut Abraham, praktik ini disebabkan para napi koruptor kelas kakap masih memiliki kekuatan uang yang berlimpah saat dijebloskan ke penjara. Dengan kekayaannya itu, mereka masih bisa memengaruhi petugas. Oleh karena itu, satu-satunya jalan agar para koruptor itu kapok adalah dengan cara memiskinkan koruptor. Salah satunya yakni dengan menerapkan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang dan pembuktian terbalik sempurna yang diterapkan seperti di Malaysia. Dengan begitu, harta negara bisa kembali secara utuh, ujar Abraham Samad

Pernyataan Abraham Samad bahwa narapidana koruptor tak pernah tidur di Lapas ditimpali Humas Ditjen PAS Akbar Hadi Prabowo dan memintanya menunjukkan bukti jika benar hal itu ada. Harus jelas koruptor yang mana, dan di rutan yang mana. Kalau misal ada terbukti ya sampaikan kepada kami siapa dan di mana,” Akbar Hadi Prabowo, Kita sedang giat-giatnya untuk berantas hal-hal yang tak diinginkan di Lapas, banyak juga bukti contoh yang gara-gara lalai sudah kita beri sanksi,” lanjut Akbar. Hal itu juga diungkapkan Wakil Ketua DPR bidang Polhukam, Priyo Budi Santoso, Harus ada pembenahan termasuk mindset para pejabat lapas agar bekerja profesional. Menkum HAM perlu mengambil tindakan evaluatif yang menyeluruh, Wamenkumham Denny Indrayana terkait pernyataan Samad menyatakan bahwa pihak Kemenkum sudah tidak punya kemampuan lagi untuk bisa menangani yang seperti itu karena susah memantaunya. Denny Indrayana meminta bantuan kepada Abraham Samad untuk menampung para koruptor kelas kakap itu di rumah tahanan KPK.(*)


 
Berita Terkait Koruptor
 
Koruptor Tidak Dapat Dipidana Maksimal, UU PTPK Digugat
 
Para Koruptor Dilapas: Pagi Ikut Apel, Sore Pulang Kerumah dan Belanja Di Mall
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Medsos Berpengaruh terhadap Perkembangan Paham Intoleransi
Hadapi Rawan Pangan dan Stunting di Indonesia, Dompet Dhuafa Ajak Semua Elemen Turut Mengatasi
Jaksa Agung Melantik 3 Pejabat Esselon 1
Kakak Beradik Korban Investasi Puluhan Milyar
Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar
Polisi Temukan 3 Jenis Narkoba Saat Geledah Artis Vitalia Sesha
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Golkar Prioritaskan Kader Berpotensi di Pilkada 2020 dan Klaim Tanpa Mahar
Polisi Temukan 3 Jenis Narkoba Saat Geledah Artis Vitalia Sesha
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia
Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]