Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Panwaslu
Panwaslu Aceh Utara Minta Parpol Tertibkan Alat Peraga Kampanye
2018-03-28 14:35:17

Ilustrasi. Kantor Panwaslu Aceh Utara.(Foto: BH /sul)
ACEH, Berita HUKUM - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Aceh Utara meminta kepada seluruh Partai Politik (Parpol) yang sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu tahun 2019 untuk tidak melakukan kampanye di luar jadwal serta tidak memasang Alat Peraga Kampanye sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU/KIP.

Penetapan DCT oleh KPU baru ditetapkan pada tanggal 20 September 2018 dengan demikian kampanye baru dapat dilakukan setelah 3 hari penetapan DCT yaitu tanggal 23 Sepetember 2018 - 13 April 2019.

"Hal tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 276 UU 7 tahun 2017 tentang pemilu," demikian disampaikan Ketua Panwaslu Aceh Utara, Yusriadi didampingi Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga, Muhammad Nur Furqan, melalui pesan singkat yang diterima BeritaHUKUM.com, Rabu (28/3).

Adapun bentuk kampanye yang dapat dilakukan 3 hari setelah ditetapkan DCT adalah: pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye pada umum, pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum, media sosial, iklan media cetak, media masa elektronik, internet, rapat umum, debat pasangan calon dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye pemilu (pasal 275 UU 7 tahun 2017).

"Khusus kampanye iklan media cetak, media masa elektronik, internet dan rapat umum dilaksanakan selama 21 hari dan berakhir sampai dimulainya masa tenang pasal 276 ayat 2 (UU 7 tahun 2017)," jelasnya.

Pelanggaran atas ketentuan kampanye iklan media cetak, media masa elektronik, internet dan rapat umum dapat dikenakan sanksi kurungan 1 (satu) tahun serta denda 12 juta rupiah sesuai dengan ketentuan pasal 492 UU 7 2017. Sebagai bentuk pencegahan Panwaslu Aceh Utara telah menyampaikan surat resmi kepada seluruh peserta pemilu yang ada di Aceh Utara.

Bagi peserta pemilu yang sudah terlanjur memasang Alat Peraga Kampanye untuk segera menurunkan sehingga pemilu dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada.(bh/sul)


 
Berita Terkait Panwaslu
 
Panwaslu Aceh Utara Minta Parpol Tertibkan Alat Peraga Kampanye
 
Panwaslu Aceh Utara Sosialisasikan Gerakan Sejuta Relawan
 
Ratusan Atributnya Dirusak, PNA Laporkan ke Panwaslu
 
Sejuta Pengawas Pemilu Dilaunching
 
November, Panwaslu Aceh Utara Tindaklanjuti PKPU No 15/2013
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin
Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS
Kekhawatiran Surabaya Jadi Wuhan Buntut Dari Pusat Yang Mencla-mencle
Sosialisasi Jamu Herbal Kenkona di Depok, Ketum HMS Centre Yakin Tak Sampai 5 Persen Terpapar Covid19 di Indonesia
Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur
Kasus Kondensat BP Migas - TPPI, Terdakwa: Pemberian Kondensat Kepada PT TPPI Berdasarkan Kebijakan Pemerintah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polisi Sita 15,6 Gram Ganja dari Tangan Artis Berinisial DS
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]