Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Tsunami
Panglima Koarmada 1 Lepas Kapal Pengiriman Bantuan Logistik Gelombang Kedua Bagi Korban Bencana Sulteng
2018-10-14 10:47:39

Panglima Koarmada Satu, Laksamana Muda TNI Yudo Margono, melepas KRI Teluk Sabang, pengiriman bantuan untuk korban bencana Sulteng, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (12/10).(Foto: BH /hmb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Delapan puluh ton sembako yang digalang pihak TNI Angkatan Laut, diberangkatkan ke lokasi bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, menggunakan Kapal Laut KRI Teluk Sabang 544 dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada, Jumat (12/10) sore.

Hal ini dilakukan TNI guna membantu meringankan beban para korban bencana alam yang hingga menelan ribuan korban jiwa. Pengiriman logistik ini merupakan bantuan gelombang kedua yang dikirimkan pihak Koarmada Satu.

Pelepasan 80 ton logistik merupakan bantuan dari berbagai pihak ini, dikirimkan melalui dermaga 300, Pelabuhan Tanjung Priok, yang dipimpin langsung Panglima Koarmada 1, Laksamana Muda TNI Yudo Margono.

Laksamana Muda TNI Yudo Margono menyatakan, bantuan yang dikirim merupakan hasil penggalangan dari sejumlah pihak dalam satu minggu terakhir.

Diperkirakan, lanjut Yudo, KRI Teluk Sabang yang mengangkut bantuan berupa sembako, air mineral, tenda, genset, selimut, masker dan obat-obatan ini akan tiba di Palu pada empat hari ke depan.

"Dan kami masih menunggu kedatangan bantuan yang digalang jajaran TNI Angkatan Laut di wilayah Batam untuk dikirimkan ke lokasi gempa pada pengiriman gelombang ketiga nantinya," ungkap Yudo kepada awak media usai pelepasan KRI Teluk Sabang.

Pasalnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian Koarmada Satu Angkatan Laut, dalam rangka untuk membantu meringankan beban para korban bencana Sulawesi Tengah.(bh/hmb)

Share : |

 
Berita Terkait Tsunami
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
Forum Kerjasama Agribisnis Indonesia-Singapura Tingkatkan Ekspor Hortikuktura
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]