Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PTPN
PTPN 1 Klarifikasi Berita dan Gandeng Media Online
Thursday 13 Feb 2014 17:03:41

Kepala Bagian Humas PTPN 1 Adi Yuspan saat menerima Ketua Kordinator Ikatan Wartawan Online (IWO) Wilayah Aceh, Muhammad Abubakar, Kamis (13/2).(Foto:BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN 1 yang disampaikan kepala bagian humas perusahaan tersebut Adi Yuspan, Kamis (13/2) di ruang kerjanya, saat menerima ketua Kordinator Ikatan Wartawan Online (IWO) wilayah Provinsi Aceh, Muhammad Abubakar bersama beberapa awak media.

Adi mengatakan perusahaan PTPN 1 tidak pernah menolak media Online, namun dengan alasan tidak menerima kliping dari media tersebut, karena beritanya tidak pernah hilang, berbeda dengan media cetak (Koran) kalau tidak di kliping akan hilang, kalau media online kapan saja dibuka beritanya tetap ada," ujar Adi Yuspan.

Lebih lanjut menambahkan, "malah saya sebagai humas di sini setiap hari baca media online, seperti detik.com, kompas.com, vivanews.com, BeritaHUKUM.com, atjehpost.com, dll," sebut Adi Yuspan.

"Malah BUMN sangat mendungkung media online, perusahaan milik pemerintah telah membuat portal berita BUMN yang terintegrasi dengan semua BUMN, yaitu bumn.go.id dan yang terafiliasi dengan PTPN 1 adalah bumn.go.id/ptpn1," sebut Adi Yuspan menambahkan.

Seharusnya semua wartawan konfirmasi dengan humas PTPN 1 Adi Yusfan, sebagai juru bicara resmi perusahaan, bukan dengan yang lain. "Namun saya sangat berterima kasih dengan rekan-rekan, kejadian ini, karena miskomunikasi saja, kedepan semua media akan kita samakan," pungkas Adi Yuspan.(bhc/kar)



 
Berita Terkait PTPN
 
2 Direksi Ditangkap KPK, PTPN III Terkuak Punya Utang Rp 42 Triliun
 
Buruh PTPN I Cot Girek Belum Terima Gaji Selama Sebulan
 
Puluhan Kilometer Jalan Hancur, PTPN I Cot Girek Diam Saja
 
Akhirnya 5.705 Karyawan PTPN I Aceh Terima Pembayaran Gaji
 
PTPN I Aceh Juara Satu POR-BUMN Lima Kali
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ahok Kritik Digitalisasi 'Paperles' Peruri, Legislator Angkat Suara
Kekacauan Negara Di Era Jokowi
Eva Yuliana Dorong Keimigrasian Terus Perketat Lalu Lintas WNA
Aksi Damai Massa 'Minta DPR RI Dengarkan Suara Rakyat Agar Pilkada 2020 Ditunda'
Tanpa Peran Soeharto, Indonesia Jadi Negara Komunis
PKS: Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah Berbahaya dan Tidak Relevan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PKS: Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah Berbahaya dan Tidak Relevan
Jansen Sitindaon: Dulu Jadi Jubir Sandiaga, Sekarang Jadi Lawan
Said Didu: Bu Menkeu, Dulu untuk Dampak Krisis Ditolak, Sekarang Jiwasraya 'Dirampok' Kok Malah Dikucurkan 20 T?
Hasil Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri: Ada Unsur Pidana
Sekda DKI Jakarta Saefullah Tutup Usia
Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima Kalau Pelaku Penusukan Dianggap Gila, Dia Sangat Terlatih
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]