Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Hizbul Wathan
Napak Tilas Perjuangan Jenderal Sudirman, Ribuan Kader Hizbul Wathan dalam Mendidik Generasi Penerus Bangsa
2018-10-21 09:58:15

CILACAP, Berita HUKUM - Memperingati satu abad lebih Hizbul Wathan sebagai pandu pembela tanah air terus diwujudkan. Seperti diselenggarakannya kegiatan Napak Tilas Jenderal Sudirman yang dilakukan oleh ribuan kader Hizbul Wathan yang menempuh jarak kurang lebih 150 km dari Cilacap menuju Batur, Banjarnergara.

Napak tilas yang diberangkatkan langsung oleh Muchdi Purwoprandjono, Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan disaksikan oleh Bupati Cilacap, Kodim Cilacap, Ketua PDM Cilacap, Ketua Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Tengah serta ribuan peserta upacara.

Muchdi Purworandjo dalam keterangannya, pada Jumat (19/10) menyampaikan kegiatan tapak tilas yang diikuti ribuan kader Hizbul Wathan yang menempuh jarak kurang lebih 150 km bukan hanya seremonial saja tetapi upaya mengikuti jejak Jenderal Sudirman sebagai pahlawan nasional sebagai pemimpin bangsa dan sebagai panglima besar TNI.

"Jenderal Sudirman pada waktu menjadi Pandu Hizbul Wathan tahun 1941 yaitu tepat 77 tahun yang lalu. Mereka melaksanakan kegiatan pelatihan dari para kader Pandu Hizbul Wathan dengan berjalan kaki, kemah dan latihan kepanduan yang mana hal ini dimulai dari menempuh perjalanan dari Cilacap sampai Batur, Banjarnegara," ungkapnya.

"Jadi, Hizbul Wathan memperingati ini bukan hanya sebegai seremonial saja tetapi dalam rangka mengikuti jejak Jendral Sudirman sebagai pahlawan nasional, sebagai pemimpin bangsa dan panglima besar TNI," imbuhnya.

"Hal lain yang perlu kita ketahui adalah masalah ketaqwaan Jenderal Sudirman, kemudian sikap hemat dan kesederhanaanya. Inilah yang perlu kita teladani untuk generasi muda dan bangsa ini ke depen," tambahnya.

Jarak yang ditempuh dari tapak tilas ini kurang lebih 150 km dalam waktu empat hari yang melibatkan 4000 kader Hizbul Wathan yang nantinya akan diakhiri dengan berkemah dan meresmikan Monumen Jenderal Sudirman sebagai tapak tilas dan jejak Jenderal Sudirman sebagai Pahlawan dan khususnya sebagai Pandu Hizbul Wathan.

Sementara, Jenderal Panglima Besar TNI Sudirman sebagai Pahlawan Nasional dan Pandu Hizbul Wathan sudah sepantasnya menjadi teladan bagi generasi muda penerus bangsa. Hal itu diungkapkan oleh Muchdi Purworandjono, Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan dalam Upacara Napak Tilas Jenderal Sudirman, pada Jumat (19/10) di Alun-alun Kabupaten Cilacap.

Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan dihadapan tamu undangan dan peserta upacara mengingatkan kiprah Jendral Sudirman dari usia muda sudah aktif di kepanduan dan menjaga ketaqwaanya.

"77 tahun yang lalu Pak Dirman sebagai pandu Hizbul Wathan dalam usianya yang masih muda yaitu 25 tahun. Ia sudah melaksanakan salah satu kegiatan pandu ialah melaksanakan jalan dan berkemah dari Cilacap sampai Batur yang letaknya di Perbatasan Banjarnegara dengan Wonosobo," sambutnya.

"Apa yang telah dilakukan Jenderal Sudirman waktu itu patut kita syukuri dan kita ikuti jejaknya. Dia melaksanakan kegiatan pada saat itu adalah untuk mendidik putra-putra bangsa ini menjadi bangsa yang pertama kali ialah bangsa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa," imbuhnya.

Hal lain yang patut diteladani dari Jenderal Sudirman adalah kesuciannya menjaga diri dengan selalu berwudhu dan menjaga sholat lima waktu dengan tepat.

"Kalau kita lihat dan kita dengar dari sejarah perjalanan beliau sampai dengan wafatnya dan pada saat ia melaksanakan gerilnya. Beliau tidak lepas dari kendi (baca:tempat air) dimana ia tidak lepas dari bersudi (berwudhu). Jadi selamanya Sudirman dalam keadaan suci karena selalu berwudhu," katanya.

"Sudirman juga selalu melaksanakan ibadah sholat tepat pada waktunya. Inilah hal-hal yang harus kita tanamkan kepada kita semuanya khusunya Pandu Hizbul Wathan. Seorang Pandu Hizbul Wathan sudah tidak ragu-ragu lagi dalam membela bangsa dan negara yang berdasar Pancasila," tambahnya.

Tapak Tilas dalam memperingati perjalanan Jenderal Sudirman ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan Hizbul Wathan dengan tujuan untuk mengenang kiprah Jenderal Sudirman sebagai panglima besar TNI dan sebagai pahlawan nasional selain juga sebagai Pandu Hizbul Wathan. (Andi)(Andi/muhammadiyah/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Hizbul Wathan
Napak Tilas Perjuangan Jenderal Sudirman, Ribuan Kader Hizbul Wathan dalam Mendidik Generasi Penerus Bangsa
Spirit Pantang Menyerah Jendral Sudirman Patut Diteladani Generasi Muda
Din: Hizbul Wathan Harus Bergerak Dinamis Mengikuti Perkembangan Zaman
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Kebakaran Hutan California: Jumlah Orang Hilang Melonjak Menjadi 631 Jiwa
HNW: Kedaulatan Rakyat Bukan Sekedar Jargon
Kasus Proyek Jalan dan Jembatan Bangkuang - MTU, Jaksa Sasar Kantor Bupati dan DPRD Buntok
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]