Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Islam
Muhammadiyah dan Persis Bentuk Benteng Koordinasi
2017-09-17 14:56:37

BANDUNG, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Rabu (13/9) malam mengunjungi Kantor Pusat Persatuan Islam (Persis) di Bandung. Haedar mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka silaturahim yang membentuk benteng koordinasi.

"Muhammadiyah dan Persis itu seperti saudara, bahkan dari lambang pun mirip. Bagi warga Jawa barat, kadang sulit untuk membedakan logo Muhammadiyah dan Persis," ucap Haedar yang diterima langsung oleh Ketua Umum Persis Aceng Zakaria beserta jajarannya.

Selain itu, Muhammadiyah dan Persis juga memliki pandangan keagamaan yang sama, yakni Al-Quran dan Sunnah. Sehingga melalui pertemuan ini Haedar berharap akan memperkuat ukhuwah.

"Ukhuwah itu mudah diucapkan tapi sulit untuk dilakukan. Ukhuwah menjadi susah ketika masing-masing ada kepentingan yang berbeda. Harusnya kita saling mencari titik temu," jelas Haedar.



Ukhuwah lanjut Haedar menjadi hal yang mudah ketika dalam keadaan yang aman, sebaliknya akan menjadi suatu hal yang berat ketika pada keadaan yang bergejolak.

"Dari aspek pemahaman agama, saat ini spektrum agama luas sekali. Berada dalam spektrum ini, menjadi makin berat dalam menyampaikan, juga menyoal pada kepentingan politik dan kepentingan lainnya, dimakan oleh pihak aparat dan lain-lain," lanjut Haedar.

Senada dengan Haedar, Aceng juga berharap silaturahim tersebut menjadi pertemuan yang strategis untuk mendiskusikan persoalan bersama.

"Silaturahim ini kami jadikan sebagai momentum untuk mendiskusikan masalah keumatan yang memang perlu disinergikan dan dikoordinasikan agar kuat," pungkas Aceng.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad, dan jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat.(nisa/muhammadiyah/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Islam
Ustadz Felix Siauw Tak Hadir Ceramah, Ratusan Ibu-Ibu Pengajian Masjid At Taqwa Pamulang Kecewa
Sukses Membludaknya Hijrah Fest: Milenial Tak Peduli Islam?
Jadi Mualaf, Roger Danuarta Diundang ke Kerajaan Arab Saudi
Politisi PKS Terpilih Jadi Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Internasional
Haedar: Umat Islam Masih Banyak Pekerjaan Rumah
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU
Kejari Barito Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Jembatan MTU - Bengkuang
Badan Publik Wajib Berikan Informasi Kepada Masyarakat
5 Hal yang Kamu Dapatkan Saat Memesan Makanan di Restorasi Kereta Api
UU Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Perlu Direvisi
Polri Raih Penghargaan Predikat WBK dan WBBM 2018
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan
Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB
Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong
E-KTP Diperjual Belikan, Mardani: Ini Kejadian Luar Biasa
Ketum PPAD Kiki Syahnakri Sebut Aksi Penembakan di Nduga Papua Melebihi Terorisme
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]