Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gempa
Muhammadiyah Kembali Kirimkan Bantuan Tenaga Medis ke NTB
2018-08-07 05:25:59

Gempa 7,0 SR Kembali Guncang Lombok, Muhammadiyah Kerahkan Bantuan Medis.(Foto: Istimewa)
LOMBOK, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan dukacita kepada korban gempa yang terjadi di NTB. Semoga masyarakat NTB tabah, sabar, dan memperoleh perlindungan Allah SWT.

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama LazisMu melayani korban gempa di Lombok. Gempa berkekuatan 7,0 SR kembali melanda Lombok pada Minggu (5/8).

Beberapa menit setelah gempa terjadi, tim medis yang dikomandoi oleh dr. Aliansyah dari RS PKU Muhammadiyah Bima bersama tim Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah memberikan pelayanan bagi korban gempa, mengevakuasi warga, dan melakukan asesmen.

Sejauh ini, dilaporkan kebutuhan mendesak, yaitu kebutuhan hidup dasar, air bersih untuk sanitasi, dan obat-obatan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir telah berkoordinasi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiayh NTB, selain menanyakan keadaan terakhir, juga agar Muhammadiyah NTB terus mengkonsolidasikan perannya dari berbagai lembaga internal dan eksternal dalam penanganan dan penanggulangan musibah gempa tersebut.

Selain itu, Haedar juga mengucapkan terima kasih untuk semua pihak internal Muhammadiyah yang bergerak cepat dan tidak kenal lelah membantu saudara-saudara di NTB unuk tugas-tugas kemanusiaan guna meringankan beban saudara-saudara di NTB.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (6/8) siang, sebanyak 91 orang meninggal dunia dan 209 korban luka-luka akibat gempa sebesar 7,0 SR yang kembali mengguncang wilayah Lombok, NTB pada, Minggu (5/8) malam.

Sekadar diketahui. sejak gempa Lombok pada Minggu (29/7), Muhammadiyah melalui MDMC dan Lazismu telah menurunkan tim medis gabungan dari RS Muhammadiyah Lamongan dan RS PKU Muhammadiyah Bima.

Diinformasikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman ketika dihubungi pada Senin (6/8) siang, bahwa Muhammadiyah pasca gempa yang kembali terjadi pada Minggu (5/8), akan kembali mengirimkan tim medis bencana dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RS PKU Muhammadiyah Bantul, RS Roemani Semarang, dan Tim Medis dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

"Tim medis Muhammadiyah yang tergabung dalam MDMC akan terus berjuang membantu dimanapun diperlukan. Tim medis berasal dari Rumah Sakit dan Amal Usaha kesehatan dan juga pendidikan Muhammadiyah," tutur Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa sampai Senin (6/8) pagi ini, tim masih bertahan menyisir korban yang masih tertimpa reruntuhan. Berdasar kebutuhan, MDMC juga akan memperluas wilayah pendampingan di dua lokasi, yakni Kabupaten Lombok Utara yang saat ini masih dilakukan asesment dan koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat dan para pihak untuk mendirikan pos pendampingan.

Sementara ini, pos koordinasi Muhammadiyah di Sembalun, Lombok Timur diperluas jangkauannya hingga ke Kabupaten Lombok Utara dan Kota Mataram.

Sekadar diinformasikan, Muhammadiyah saat ini telah membuka lokasi pos pendampingan di tiga dusun, diantaranya yakni Dusun Karya, Dusun Sajang, dan Dusun Lendang Luar.

Kegiatan yang dilakukan antara lain, memberikan layanan kesehatan,, layanan psikososial, dan jugta distribusi logistik berupa hygiene kit 500 paket, terpal 200 paket, selimut 200 paket, school kit 500 paket, makanan (dapur umum) per hari 600 bungkus, nutrisi anak 200 paket, serta perbaikan saluran air bersih di Dusun Karya.

Sementara, Muhammadiyah melalui Lembaga Amil Zakat dan Infaknya (LAZISMU) terus bergerak cepat melakukan kordinasi terkait kebutuhan para korban gempa yang berada di lokasi pengungsian.

Ketua LAZISMU Hilman Latief mengimbau LAZISMU di tingkat Provinsi dan Daerah untuk mengintensifkan penggalangan dana kemanusiaan melalui publik dan AUM.

Hilman menginstruksikan agar mengefektifkan penyaluran dana yang sudah terhimpun, LAZISMU bekerjasama dengan MDMC dan majelis/lembaga/ortom terkait, sebagaimana mekanisme yang sudah diterapkan di wilayah masing-masing.

“Imbauan penggalanan dana kemanusiaan ini kami perpanjang sampai 14 Agustus 2018”, kata Hilman.

Di lokasi posko pengungsian, Kordinator MDMC NTB Yudi Lestananta mengatakan untuk kebutuhan akan dilakukan pengkajian ulangtentang kebutuhan apa saja di posko pengungsian dikarenakan gempa susulan yang sangat dahsyat, hingga 7.0 SR tersebut.

“Akan tetapi untuk sementara ini, kami kembutuhkan terpal dalam jumlah yang sangat banyak”, kata Yudi.

“Warga tidak ada yang berani kembali masuk rumah mereka, sehingga harus mendirikan tenda darurat,” tambahnya.

Yudi menambahkan kebutuhan non-medis seperti:

1. Terpal untuk hunian ukuran 6 x 8 m
2. Alas tidur
3. Selimut
4. Kebutuhan bayi: minyak kayu putih, minyal telon, pampers bayi, selimut anak
5. Hygiene kit
6. Nutrisi anak
7. School kit
8. Makanan tambahan anak dan lansia
9. Nutrisi bumil dan menyusui
9. Sarung
10. Jilbab
11. Kebutuhan wanita (pembalut, daleman, jilbab)
12. Air bersih

Sumbangan dana kemanusiaan untuk korban gempa lombok bisa disalurkan melalui rekening LAZISMU NTB. :

Bank Syariah Mandiri: 7119-2001-69 an. LAZISMU NTB sertakan nomer unik “003” saat mengirimkan donasi, contoh: Rp 500.003,- konfirmasi ke nomer HP 0818-595-478 (Yudi)

Bank BCA: 878-0171-171 an. LAZIS Muhammadiyah sertakan angka unik “013” untuk sumbangan donasi kemanusiaan Lombok.

Contoh: Rp 1.000.013,- konfirmasi ke nomer HP 0856-1626-222(adam/muhammadiyah/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Gempa
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Pemerintah Indonesia Tidak Tanggap Bencana
11 Hari Pasca Gempa, TNI Telah Kirim 2.607 Prajurit ke Lombok
Fahri Hamzah Sarankan Presiden Segera Bentuk Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Agus Hermanto Dorong Status Gempa Lombok Ditetapkan Menjadi Bencana Nasional
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pembangunan Jembatan dari Dana Desa Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Baik
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
Helikopter TNI Dauphin HR-3601 Onboard KRI Usman Harun-359 di Laut Mediterania
Petugas BLH Cepat Tanggap Demi Kaur Bersih dan Indah
Rencana Pembongkaran Masjid di Cina oleh Aparat 'Mengancam Perdamaian'
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]