Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Ahok
Merasa Citranya di Rusak Pengamat, Ahok Marah Sama Wartawan tvOne
Tuesday 22 Oct 2013 22:23:39

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama (Ahok) saat Live di tvOne.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok marah-marah saat acara wawancara Live dengan tvOne, dalam program, “Apa Kabar Indonesia Pagi” , Selasa (22/10). Ahok memperingatkan stasiun televisi tvOne untuk tidak memfitnah dirinya, dengan mengatakan jangan membangun opini yang merusak kinerjanya selama setahun dan bila masyarakat tidak puas tidak usah memilihnya kembali di 2017.

"Saya sangat tersinggung sekali waktu melihat tayangan tvOne tadi malam, masak enak saja pengamat politik Ichsan Noorsy itu mengatakan bahwa, dana untuk membuat lubang-lubang resapan air itu mencapai angka Rp. 1,2 Milyar, dari mana beliau tau angka-angka yang gak masuk akal itu,” tegas Ahok, Selasa (22/10).

Merusak citra pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, dengan cara membuat statement yang mengada-ada. Karena angka yang disebut pengamat tidak masuk akal, silahkan tangkap saja kami kalau korupsi, jangan mengada ada, ujar Ahok kembali.

“Saya ingatkan tvOne, janganlah membuat statmen-statmen yang mengada ada dan merusak citra kami di mata masyarakat. Kami sudah cukup menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku, kalau memang kedapatan kami melanggar aturan kami siap dihukum!” kata Ahok galak.

Dilanjutkanya ocehanya, bahwa dirinya benar marah, dan bukan suasana membara, ujar Ahok ketika diminta untuk coling down oleh Andromeda Mercury. Karena Wagub Ahok juga enggan ketika diminta menyapa selamat pagi kepada warga DKI dengan mengunakan bahasa Betawi.

"logat betawi ada macam-macam, Tanah Abang mirip melayu masih pake kemane, anda mau niru gaya yang mana, saya kira tidak perlulah yang seperti itu," ujar Ahok sambil berlalu meninggalkan acara Live.

Awal kemarahan Ahok ketika ditanya soal Satpol PP dipersenjatai Ahok menjawab, “Anda dengar dari siapa bahwa Satpol PP di persenjatai, itu gak ada, kami gak pernah mempersenjatai Satpol PP. Anda jangan memberi pernyataan yang tidak benar pada rakyat.” ujar Ahok.

Ahok sepertinya lupa pernyataannya pada Jumat pekan lalu. Seperti diberitakan Inilah.com, Ahok mengungkapkan bahwa dirinya akan mempersenjatai Satpol PP, supaya bisa menembak.

"Kita masukkan Pol PP ke Dishub kemudian dipersenjatai. Belajar nembak dululah mereka. Kan itu kalau di kerumunan ada penjahat kan mereka harus bisa nembak yang benar. Jangan sampai salah tembak nantinya," katanya di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (18/10) dan selama ini Ahok telah banyak di untungkan dengan pemberitan oleh media namun ketika dirinya di kritisi pengamat Ahok menyalahkan media.(bhc/put)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Ahok
Karena AHOK KEOK! Akun Golkar Hapus Polling di Twitter
Koalisi 'Lawan Ahok' Terbelah, Ulama Gelar Rapat Luar Biasa
Survei Stratak Indonesia: Elektabilitas Ahok Menurun Tajam
Rizal Ramli: Maaf Pak Ahok, Anda Sebentar Lagi Jatuh
Ribuan Massa Rame-Rame Tolak Ahok!
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Karena AHOK KEOK! Akun Golkar Hapus Polling di Twitter
Ketika Banyak Orang Meminta Pendapat Saya Terhadap Cagub dan Cawagub DKI Jakarta
Agar Politik Tak Lagi Penuh Interik
Nissan Indonesia Recall 48.719 Livina terkait Kantung Udara
Ada 7 Alasan Agus-Sylviana Jadi Ancaman Serius Petahana
Bilang Agus Tentara Ingusan, Ikrar Nusa Bhakti Akan Dilaporkan ke Polisi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Karena AHOK KEOK! Akun Golkar Hapus Polling di Twitter
Ketika Banyak Orang Meminta Pendapat Saya Terhadap Cagub dan Cawagub DKI Jakarta
Ada 7 Alasan Agus-Sylviana Jadi Ancaman Serius Petahana
Wahh, PDIP Sebut Hanura, Nasdem, dan Golkar Pahlawan Kesiangan
Saya Bukan Penggemar Anies Baswedan
Pasangan Agus-Sylviana Menang Survei On The Spot Pasca 3 Jam Pendaftaran di KPUD
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]