Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Muhammadiyah
Menyusul UMY, UMM, dan UHAMKA, UMS Turut Raih Akreditasi A
2017-07-24 04:38:21

Gedung Universitas Muhammadiyah Surakarta.(Foto: Istimewa)
SURAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Muhammadiyah Surakarta telah resmi menyandang Akreditas A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada Sabtu, (22/7). Bertempat di gedung Induk Siti Walidah UMS lantai 7.

Acara yang berlangsung bersamaan dengan rangkaian acara Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta & Pimpinan Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Kopertis VI Rayon II Tahun 2017, dihadiri oleh Aris Junaidi, Direktur Penjamin Mutu Ristekdikti, Sofyan Anif, Rektor UMS, A. Dahlan Rais, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Koordinator Kopertis VI, dan beberapa pejabat perguruan tinggi lainnya.

Dalam kesempatan ini Rektor UMS, Sofyan Anif, menyampaikan bahwa UMS sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki komitmen kuat untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing dan tidak kalah kualitas dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

"Universitas Muhammadiyah pada tahun ini telah berhasil menduduki peringkat 8 terbaik universitas di Indonesia, dan pada tahun ajaran 2017/2018 telah mencatat 6.500 calon mahasiswa baru yang teregistrasi. Hal ini telah menunjukan eksistensi UMS, serta komitmen kuat bagi kami dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas," ucap Sofyan, seperti dikutip dalam halaman ums.ac.id pada, Minggu (23/7).

Selanjutnya Sofyan menambahkan bahwa perlunya kesadaran dan perancangan kurikulum baru di Perguruan Tinggi Swasta, khususnya untuk kopertis VI rayon II agar tidak terpaku hanya pada mutu kualitas di tingkat nasional melainkan berorientasi pada standarisasi di tingkat internasional.

Senada dengan Rektor UMS, Aris Junaidi, juga menyampaikan bahwa adanya komitmen yang kuat menjadikan perguruan tinggi swasta dalam berkompetisi bahkan meningkatkan mutu kualitasnya lebih baik dari perguruan tinggi negeri akan memberikan dampak postif bagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Sebagai penutup sambutan, Aris Junaidi, mengucapkan selamat kepada UMS yang telah mendapat Akreditasi A. "Pada saat ini tercatat 55 Perguruan Tinggi di Indonesia yeng telah terakreditasi A, namum pada hari ini UMS telah mencatatkan data baru dengan total perguruan tinggi terakreditasi A menjadi 56 Perguruan Tinggi. Selamat bagi Universitas Muhmmadiyah Surakarta," tuturnya dalam akhir sambutan rapat koordinasi tersebut.

Setelah mendapat akreditas A, kedepanya UMS akan meningkatkan mutu kualitas baik dari sisi akademik maupun pelayanan agar prestasi yang membanggakan ini senantiasa terjaga dikemudian hari.

Sekedar diketahui hingga saat ini Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang telah meraih akreditasi A diantaranya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Prof Hamka (UHAMKA). (adam/muhammadiyah/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Muhammadiyah
Milad 54 Tahun IMM Teguhkan Nalar Gerakan untuk Indonesia Berkeadilan
Berikut Ini Hasil Kongres Ulama Muda Muhammadiyah
Haedar: Akhlakul Karimah Jangan Hanya Sebatas Formalitas
Sampaikan Rasa Sayang Kepada MK, AMM Kirim 'Surat Cinta'
KIP Pusat Bangun Sinergitas Keterbukaan Informasi dengan PP Muhammadiyah
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polres Metro Jakbar Tingkatkan Kemampuan Tim Pemburu Preman (TPP)
Lomba Band Piala Kapolri Bagi SMA Sederajat di Jakarta
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
Mediasi PBB dengan KPU Gagal, PBB Lakukan Perlawanan sebagai Bentuk Kezaliman
Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Demi NKRI
Pengamat: UU MD3 Larangan Kritik, Negara Berpotensi 'Hancur Lebur'
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]