Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Media Sosial Facebook
Menipu Lewat Facebook, Calon Sarjana Ditangkap Polisi
Wednesday 20 Jul 2011 20:

Ilustrasi
JAKARTA-Seorang mahasiswa Universitas Negeri Makasar (UNM), Sulawesi Selatan, Rabu (20/7) siang tadi, diringkus polisi. Dia diduga terlibat dalam aksi penipuan dengan modus menjual ponsel murah melalui jejaring sosial facebook. Tersangka diduga melakukannya bersama seorang rekannya. Mahasiswa bernama Jusman tersebut, berhasil diringkus petugas Ditserkimsus Polda Metro Jaya.

“Dalam aksinya ini, pelaku telah berhasil meraup uang ratusan juta rupiah dari para korbannya. Selain penipuan melalui facebook, sindikat tersebut juga terlibat dalam aksi penipuan kupon berhadiah,” kata Kasubdit IV Cyber Media Dirkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hermawan.

Menurutnya, tersangka Jusman ditangkap, saat berada di dalam warurung internet ‘Vhitanet’ di tengah kota Makasar. Polisi juga berhasil menyita dari tangannya barang bukti, berupa dua unit ponsel. Calon sarjana olah raga yang juga menjabat sebagai pengurus organisasi himpunan mahasiswa islam makasar ini ditangkap, karena di duga mengotaki aksi penipuan dengan modus menjual smart phone BlackBerry dan iPad murah melalui akun facebook miliknya, Chaniago Shop.

Selain jusman, lanjut Hermawan, polisi juga meringkus rekan Jusman, Nasrullah di kota Pare-pare, Sulsel. Bersama Nasrullah, Jusman telah menggeluti aksinya selama dua tahun dan berhasil meraup uang dari para korbannya hingga mencapai ratusan juta rupiah.

“Dari pengakuan keduanya, uang hasil penipuan mereka telah habis digunakan untuk berfoya-foya di tempat karaoke serta hiburan malam di kota Makassar,” jelas perwira menengah Polri itu.

Aksi penipuan ini sendiri terbongkar atas laporan salah seorang korban yang mengaku tertipu, karena paket handphone yang telah dipesannya tak kunjung datang. Padahal, korban mengaku telah mentransfer uang kepada tersangka sebesar Rp 2,8 juta. Selain penipuan melalui facebook, sindikat ini juga melakukan penipuan dengan memasukan kupon berhadiah mobil ke dalam kopi kemasan.

“Untuk lebih meyakinkan para korbannya, tersangka mencatut nama sejumlah pejabat, salah satunya Kapolda Metro Jaya. Saat ini, sejumlah peralatan yang digunakan sindikat tersebut telah disita sebagai barang bukti,” ungkap Hermawan

Kini, kedua tersangka kini mendekam di ruang tahanan Mapolda Metro Jaya. Keduanya dijerat pasal KUHP tentang penipuan serta UU ITE dengan ancaman diatas lima tahun penjara. Polisi juga mengimbau, agar warga yang menjadi korban penipuan ini segera melapor kepada pihak berwajib.(irw)


Share : |

 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
Pendiri Facebook Akhirnya Minta Maaf, Janji Cegah Intervensi Pemilu
Eggi Sudjana: Facebook Blokir Akun Dakwah Islam, Akun LGBT Dibiarkan Eksis
Untuk Apa Mark Zuckerberg Lepas Saham Facebook Senilai Rp169 Triliun
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih
Kemenkominfo Didesak Ciptakan Platform Penjualan Daring UMKM
Sambut HUT Bhayangkara, Polsek Genuk Adakan Servis Gratis Sepeda Motor
Resmob PMJ Menangkap Pelaku Pencurian Dolar di Brangkas Mantan Teman Kantornya
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]