Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Memaluhkan, Mengaku Oknum Jaksa Edarkan Sabu Ditangkap TNI di Daerah Bencana Palu
2018-10-06 10:41:30

PALU, Berita HUKUM - Sungguh memalukan, disaat bangsa Indonesia sedang berduka akibat gempa bumi dan tsunami yang menghantam Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Motong di Sulawesi Tengah masih ada saja orang yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan tersebut untuk tindak kriminal dengan mengedarkan barang haram Narkoba jenis Sabu, yang dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai oknum Jaksa.

Oknum Rifal (33) yang mengaku sebagai mantan Jaksa yang mengedarkan barang haram tersebut akhirnya ditangkap oleh Prajurit Yonif Raider-600/Mdg yang sedang melaksanakan misi kemanusiaan membantu korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Kamis (4/10).

Peristiwa memalukan ini di tengah terjadinya bencana yang menelan ribuan korban tersebut terjadi pada Kamis tengah malam di sebuah mini market Alfamidi Jl.Bazuki Rahman, Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), seorang warga yang diketahui bernama Rifai mengaku mantan Jaksa pada Kejaksaan Negeri Palu yang beralamat di Jl. Zebra 1 Kelurahan Birobuli, Kecamatan Palu Utara.

Rifal tertangkap tangan dengan menyimpan 5 paket Sabu siap edar, 1 paket sedang sabu siap edar, 1 buah pipa, sisa paket 1 buah dan 3 buah botol beserta alat isapnya.

Diterangkan Serda Azhari bahwa penangkapan penangkapan tersangka Rifai bermula ketika prajurit Yonif Raider 600/Mdg berjumlah 4 orang tengah bertugas melaksanakan Pengamanan Objek Vital, Alfamidi Jl.Bazuki Rahman, Kamis (4/10) malam.

Awalnya melihat satu unit kendaraan mobil Avanza warna hitam Nopol DN 779 ED selalu bolak balik di sepanjang jalan Bazuki Rahmat, selang beberapa menit, satu unit kendaraan sepeda motor Mio Vino yang dikendarai seorang perempuan datang dan parkir di depan Alfamidi, kemudian perempuan tersebut langsung masuk ke dalam mobil.

"Merasa curiga, saya perintahkan Pratu Catur mendekati kendaraan dengan menggunakan pakaian baju kokoh (baju Sholat) untuk mengintai dan melihat apa yang dilakukan kedua orang mencurigakan tersebut," ujarnya Serda Azhari.

Berdasarkan laporan dari anggotanya tersebut, Azhari pun memerintahkan anggotanya menggedor pintu mobil dan menyuruh orang tersebut keluar mobil, namun pelaku tidak mau keluar dan mencoba melawan sambil mengatakan, "aku ini jaksa".

"Melihat situasi tersebut, Praka Herman dan Pratu Catur langsung bertindak dan melumpuhkan orang tersebut dan saya laporkan kepada Dansatgas melalui Pasi Intel Lettu Inf Vira Yudha Galih Senastri guna penanganan lebih lanjut," terangnya Azhari.

"Setelah mendapatkan perintah dari Dansatgas, bersama dengan 3 orang Staf Intel melaksanakan penggeladahan dan selanjutnya keduanya kita serahkan kepada Patroli Pos Polisi Pam Mini Market Grend Hero untuk diamankan," tegas Azhari.

Setelah dilakukan pengeledahan selain menemukan barang bukti sabu, petugas juga barang bukti berupa uang sejumlah Rp. 252.950.000,- yang do duga hasil bisnis sabu, cincin mas, giwang, 2 buah Hp, timbangan digital, 1 lembar kwitansi nilai Rp. 4.000.000, dompet wanita 1 buah berisi kantong plastik berisi 100 paket shabu dan Sajam/ parang panjang 1 buah.

Setelah mengamankan, "pelaku Rifal dan seorang Wanita beserta Barang Bukti, di serahkan kepada Patroli Pos Polisi Pam Mini Market Grend Hero untuk diamankan," tegas Serda Azhari.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Polda Metro dan Bea Cukai Tanjung Priok Mengungkap 30 Bungkus Teh Cina Berisi Sabu 31,7 Kg
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Kosmetik, Obat-Obatan
BNN Menangkap 4 Tersangka Sabu 50 Kg dan Ekstasi 23 Ribu Butir dari Malaysia
Sat Narkoba Polres Jakbar Bersama Bea Cukai dan DEA AS Menangkap 4 Tersangka Narkoba WNA Cina
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Kabar Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Masuk Tempat Wisata Adalah Hoax
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]