Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kaur
Masyarakat Keluhkan Sekitar Jembatan Air Sambat Kaur Minim Rambu Lalu Lintas
2018-07-07 08:04:09

Tampak foto lokasi dan peta google sekitar Jembatan Air Sambat, Kaur, Bengkulu.(Foto: BH/google/ aty)
KAUR, Berita HUKUM - Sejak 15 tahun Kabupaten Kaur telah memisakan diri dari kabupaten Bengkulu Selatan, kondisi jalan kabupaten Kaur provinsi Bengkulu terutama disekitar Jembatan Air Sambat tidak ada plang Rambu-ramu lalu lintas jalan yang memadai untuk memberitahukan di depan ada belokan tajam yang sering menyebabkan kecelakaan.
.
Fiqun:warga Desa Air Jelatang Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, sangat mengharapkan dari dulu untuk adanya plang Rambu petunjuk jalan khususnya yang dari provinsi Lampung menuju kearah Bengkulu, sebelum Jembatan seharusnya diberikan petunjuk tanda yang memberikan peringatan didepan ada pengkolan / tikungan tajam, sehingga para pengguna jalan lintas ini sudah berhati -hati untuk melambatkan laju kendaraan, guna dapat menghindarkan dari kecelakaan yang sering terjadi.

"Karena selama ini jalan pengkolan tajam, yang sekaligus ada pertigaan ini sering menelan korban kecelakaan, baik kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat," ungkap Fiqun pada, Jum'at (6/7).

Sementara, Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kaur, Khairul Sahidin, S. Sos mengakui akan permasalahan terhadap rambu jalan yang ada di Kaur khususnya disekitar Jembatan Air Sambat yang minim Rambu lalu lintas tersebut, karena hal itu disebabkan kurangnya anggaran untuk memenuhi kebutuhan Rambu jalan. "Pihak Dinas Perhubungan Kaur sudah sering mengajukan proposal untuk pengadaan pembuatan Rambu jalan, namun tahun 2018 ini belum dapat juga," ungkap Khairul .

"Tapi dengan adanya informasi ini menjadikan Dinas Perhubungan Kaur untuk memprogramkan dan menganggarkan tahun 2019 nanti agar dibangun, kendati sesungguhnya wilayah tersebut jalan lintas antar provinsi, yang semestinya dibangun oleh pihak Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu," pungkas Khairul,(bh/aty)

Share : |

 
Berita Terkait Kaur
Rapat Paripurna DPRD Kaur Menyetujui 7 Raperda Tahun 2018
Peresmian Pom Bensin/ SPBU Baru di Desa Aur Ringit, Tanjung Kemuning, Kaur
Tingkatkan Mutu Air Bersih PDAM Kaur Pasang Pipa Sepanjang 110 Meter
KPUD Kaur Perpanjangan Masa Kerja PPK dan PPS
Server Disdukcapil Kaur Rusak, Masyarakat Ingin Membuat e-KTP Jadi Kecewa
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Fadli Zon Nilai Data Pertanian Masih Kurang dan Lemah
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Fahri Hamzah Kritisi Sikap BIN Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal
Baiq Nuril Yakin Upaya PK Bakal Dikabulkan Mahkamah Agung
Panglima TNI Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada 100 Ahli Waris Penumpang Pesawat Lion Air JT-610
Saksi Ahli: Peraturan Dewan Pers Melanggar Undang-Undang Pers
Polisi Melakukan 37 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di TKP Pondok Melati Bekasi
Polisi Bekuk Premanisme di Diskotik Bandara yang Mengakibatkan 2 Korban Tewas
Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Dufi!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]