Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Anies Baswedan
Mardani Ali Sera: Mas Anies Punya Modal Kuat Maju Di Pilpres
2021-02-22 15:44:26

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki modal besar untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang. Apalagi survei menempatkan namanya di posisi teratas.

Begitu tegas Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi survei terbaru yang dirili Parameter Politik Indonesia. Dalam survei ini, Anies Baswedan menampati posisi kedua dalam daftar 10 nama calon presiden di 2024.

Anies memiliki elektabilitas 15,2 persen dan berada di bawah Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memiliki tingkat keterpilihan 23,1 persen. Sementara posisi ketiga dan keempat adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo dengan 14,9 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 6,8 persen.

"Mas Anies punya modal kuat, karena itu prestasi di DKI Jakarta harus bisa menjadi stepping stone yang kokoh," ucap Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Namun demikian, saat disinggung mengenai ada rencana PKS untuk menyanding salah satu dari tiga nama besar untuk menjadi capres di 2024. Mardani menjawabnya diplomatis.

"Pemilu 2024 masih panjang. Kondisi sekarang masih mungkin berubah. Semua masih punya peluang mengambil momentum pemilu 2024," tandasnya.(RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait Anies Baswedan
 
Mardani Ali Sera: Mas Anies Punya Modal Kuat Maju Di Pilpres
 
Semarang Banjir, Kemana Anies?
 
Banjir Jakarta, Tiba Saatnya Salahkan Anies
 
Anies Terus Mendapat Prestasi, Terpilih Jadi Wakil Ketua Pengarah C40 Cities Menghadapi Krisis Iklim
 
HNW: Instruksi Mendagri Semestinya Bukan Politis Memberhentikan Kepala Daerah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Surat Telegram Kapolri Ini Perketat Penggunaan Senjata Api di Lingkungan Polri
Pengawasan Berlapis Paminal dan Itwasum, Korlantas Tegaskan Tender Pengadaan Barang Sesuai Ketentuan
Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda
Tersangka Kasus Indosurya Tak Ditahan, LQ Indonesia Lawfirm: Polri 'Tumpul Keatas, Tajam Kebawah'
Tembak Mati Anggota TNI dan 2 Pelayan Cafe, Oknum Polisi Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Tradisi Menulis Harus Menjadi Bagian dari Kader Muhammadiyah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda
Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan
Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
Wahh, Rektor IPB Sebut Indeks Pangan Indonesia Lebih Buruk dari Zimbabwe dan Ethiopia
Achmad Midhan: Apabila Diteruskan Pengadilan Habib Rizieq akan Menciderai Rasa Keadilan Masyarakat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]