Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Pornografi
Mahasiswi Foto Bugil dengan Topeng Kucing Diancam 6 Tahun Penjara
2016-05-24 02:42:05

Tampak tersangka pelaku foto bugil yang memakai baju tahanan warna orange sedang di periksa penyidik Unit PPA Polres Samarinda.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Seorang mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) yang berfoto bugil dengan memperlihatkan organ kewanitaannya beredar ramai di media sosial facebook, WhatsApp yang merupakan target pengejaran Polresta Samarinda akhirnya menyadari kesalahannya dan menyerahkan diri ke Polresta Samarinda.

Pelaku yang memamerkan foto bugil dengan berpose menggunakan hijab di berbagai tempat di Samarinda dengan menutup wajah dengan topeng Kucing tersebut, diketahui seorang mahasiswi dari salah satu PT di Samarinda diketahui bernama Khusnul Khoiryah (23). Ia menyadari kesalahannya dan akan mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menyerahkan diri ke Mapolresta Samarinda, Sabtu (21/5) lalu sekitar pukul 16.30 Wita, terang Kanit Harda Polres Samarinda kepada awak media pada, Senin (23/5).

Diterangkan bahwa, hasil pemeriksaan ia mengaku sebagai pelaku yang fotonya beredar di media sosial facebook, whatsapp dengan beberapa tanda di tubuhnya seperti terdapat tatto gambar mawar di dada kiri pelaku, dan juga mengaku foto yang beredar tersebut diambil oleh seorang teman kumpulnya yang bernama "Mega" yang masih dalam pengejaran Polisi. Tempat yang diambil fotonya antara lain di plaza, Bioskop dan GOR Sempaja Samarinda.

"Pelaku menyerahkan diri dan mengaku foto bugil yang beredar di media sosial seperti facebook, apalah dirinya dan akan mempertanggung jawabkan perbuatannya," ujar Unit Harda Polres Samarinda.

Ditambahkan bahwa, pelaku mengaku sengaja mengambil foto bugil dirinya tujuan untuk jual secara free line melalui kenalannya di whatsapp dengan harga Rp 100.000,- perlembar, dengan cara setelah uangnya ditransfer ke rekeningnya baru fotonya dikirim via WhatsApp atau WA.

"Hasil pemeriksaan psikologis pelaku tidak terpengaruh apapun atau waras, pelaku juga sudah dilakukan test urine hasilnya negatif, pelaku saat ini telah dijadikan tersangka dan telah ditahan," ujar Kanit Reskrim Unit Harda.

Kanit Unit Harda juga menegaskan bahwa atas perbuatan pelaku yang melanggar Undang Undang no. 4 Tahun 2008 pasal 29 tentang Pornografi dan Undang Undang IT Penyebaran Pasal 22 ayat 1 Undang Undang no.11 Tahun 2008, dengan ancaman 6 tahun penjara, tegasnya.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com pada, Senin (24/5) bahwa pelaku foto bugil mengenakan baju tahanan Polres Samarinda sejak pukul 09.00 Wita sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik secara intensif di ruangan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan sekitar pukul 11.30 Wita pelaku yang tampak diwajahnya tidak terlihat ada tanda tanda penyesalanya dengan tersenyum digiring petugas untuk masuk ke sel tahanan Polres Samarinda.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Pornografi
Tim Cyber Crime PMJ Menangkap 3 Pelaku Penyebar Video Pornografi di Medsos
Polisi Menangkap 2 Tersangka Pembuat dan Pengiklan Beberapa Situs Pornografi
Krimsus Polres Jakbar Ungkap Penipuan Akun Instagram Fiktif Penyedia Wanita
Kemenkominfo Didesak Segera Tindak Konten Pornografi di WhatsApp
VM Gadis Nyaris Telanjang Ternyata Menderita Penyakit Skizoafektif
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
DPR RI: Kinerja Mentan Amran Terbaik
Soal Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Pemerintah Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hongkong
Api Dalam Sekam, Jokowi Butuh Staf Khusus Bidang Aceh
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Din Syamsuddin: Amanat Reformasi Dikhianati Jika RUU Ubah KPK Jadi Subordinat Pemerintah
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Wakil Ketua DPR: UU Otsus Papua Perlu Direvisi
DPR RI Pilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK Baru Periode 2019-2023
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]