Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penyelundupan
LIRA Cium Ada Penyelundupan Moge
0000-00-00 0

Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA) mencium terjadinya penyelundupan moter gede (moge) illegal bernilai ratusan milyar di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta. Selain melibatkan oknum Bea dan Cukai, kasus penyelundupan ini juga ditaksir telah merugikan keuangan negara senilai ratusan milyar. Untuk itu LIRA mendesak Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono untuk menindak tegas para oknum yang terlibat dalam kasus dugaan penyelundupan tersebut.

"Kami mendesak kepada Dirjen Bea dan Cukai untuk membokar kasus ini dan menindak tegas oknum yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan ini," tegas Presiden LIRA Jusuf Rizal kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/6) kemarin.

Terjadinya kasus penyelundupan ini, lanjut Jusuf ditengarai bukan hanya terjadi di Jakarta saja. Tetapi juga sudah merambah ke pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia, seperti Surabaya dan Batam. Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh LIRA Jakarta Utara, penyeludupan moge sebanyak dua kontainer diotaki oleh mafia penyelundupan dan melibatkan oknum petugas Bea dan Cukai.

Menurut Jusuf, modus yang dipergunakan para pelaku melakukan penyelundupan dengan cara memalsukan data pemberitahuan barang impor (PIB). Dalam PIB atas nama perusahaan PT SG itu, isi barang disebutkan adalah engine sparepart. Namun dalam investigas LIRA menemukan adalah moge.

Berdasarkan data yang diperoleh melalui Jakarta International Terminal Container (JITC), PT SG setidaknya sudah melakukan import dengan PIB yang sama pada bulan April sebanyak 19 kali dan pada bulan Mei 39 kali.

"JIka teryata yang masuk adalah moge illegal sebanyak itu, maka potensi kerugian negara diperkirakan sebanyak ratusan milyar rupiah. Mengingat harga sebuah moge mencapai ratusan juta per unit. Hal ini jelas akan merusak perekonomian bangsa," terang Jusuf.

Ketika hal ini ingin dikonfirmasikan kepada pihak terkait, Rahmat Subagio selaku direktur P2 Bea dan Cukai, Pelabuhan Tanjung Priuk maupun Anton Kuswandono selaku dirjen Bea dan Cukai tidak mengangkat telepon genggamnya dan membalas pesan singkat yang dikirim oleh situs berita ini. rob

Share : |

 
Berita Terkait Penyelundupan
KRI Teuku Umar-385 Koarmada I Gagalkan Penyelundupan 194 Ton Rotan ke Malaysia
Bareskrim Polri Tangkap Penyelundup Wortel Ilegal dari Tiongkok
Ditjen Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan Paket 36 KTP Palsu dari Kamboja
Gudang Tekstil Pakaian Bekas Ilegal di Cakung, Digerebek Polisi
'Upaya Pelaksanaan Perlindungan Konsumen dan Pemberantasan Penyelundupan'
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua DPRD Kaltim: Jembatan Kelay dan Sambaliung di Berau Terancam Roboh
Pandangan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Ahli MK tentang Pemilu 'Serentak'
Sedulur Jokowi Apresiasi Sikap Tegas Presiden Jokowi akan Copot Menteri Jika Tidak Serius Kerja
Legislator Kritisi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]