Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Virus Corona
LIPI: Daftar Bahan Aktif dan Produk Rumah Tangga untuk Disinfeksi COVID-19
2020-03-26 15:21:37

JAKARTA, Berita HUKUM - COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh severe acute
respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang merupakan virus corona jenis baru. Virus corona merupakan virus yang memiliki selubung atau sampul (enveloped virus) dengan pelindung lapisan lemak.

"Disinfektan dapat merusak lapisan lemak tersebut sehingga membuat virus corona cukup lemah dibandingkan dengan norovirus yang merupakan virus tanpa selubung dan virus lainnya yang memiliki cangkang protein yang lebih kuat," ungkap Kepala Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Ajeng Arum Sari di Bandung, Jawa Barat pada, Senin (23/3) lalu.

Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Chandra Risdian mengungkapkan banyak produk rumah tangga umum mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi. Dirinya menjelaskan, bahan aktif dan konsentrasi efektifnya yang tercantum dalam Tabel 1 telah terbukti efektif melawan virus corona berdasarkan studi literatur yang dilakukannya.

"Selain penggunaan agen pembersih, perawatan lain yang efektif terhadap virus corona adalah dengan metode pemberian uap dan perlakuan panas," terang Chandra.

Berdasarkan informasi yang diterima dari The Robert Koch Institute (RKI), Jerman, Chandra menjelaskan bahwa jika produk disinfektan yang aktif terhadap virus corona tidak tersedia, produk disinfektan lain yang setidaknya memiliki aktivitas virucidal terhadap virus berselimut (enveloped virus) juga dapat digunakan.

Berikut 11 bahan aktif yang efektif untuk disinfeksi virus corona:

1. Accelerated hydrogen peroxide (0.5%)
2. Benzalkonium chloride / quaternary ammonium / alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride) (0.05%) 3. Chloroxylenol (0.12%)c
4. Ethyl alcohol atau ethanol (62-71%)
5. Iodine in iodophor (50 ppm)
6. Isopropanol atau 2-propanol (50%)
7. Pine oil (0.23%)
8. Povidone-iodine (1% iodine)
9. Sodium hypochlorite (0.05 - 0.5%)
10. Sodium chlorite (0.23%)
11. Sodium dichloroisocyanurate (0.1-0.5%)g

Untuk pembersihan pencegahan umum, Chandra menyarankan menggunakan air dan sabun atau deterjen lainnya. "Pembersihan dilakukan terhadap ruangan dan permukaan benda di dalam rumah," ujarnya.

Dirinya menerangkan, permukaan yang harus sering dibersihkan di antaranya adalah meja, gagang pintu, sakelar lampu, telefon, toilet, keran, dan wastafel. "Setelah bersih, lalu gunakan disinfektan untuk perlindungan yang lebih baik. Jika ada yang sakit di rumah, maka disinfeksi wajib dilakukan," terangnya.

Chandra menjelaskan hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan disinfektan. "Periksa label dan gunakan sesuai dengan instruksi. Waspadai potensi bahaya dari setiap produk," ujarnya.

Dirinya juga menekankan agar menghindari kontak dengan mata dan kulit saat menangani produk pembersih dan menjauhkan dari jangkauan anak-anak.

Selain itu, jangan mencampur produk pembersih yang berbeda dan gunakan di tempat yang berventilasi baik. "Untuk disinfeksi daerah yang sangat terkontaminasi, sebaiknya permukaan tersebut didisinfeksi menggunakan kain yang telah dibasahi terlebih dahulu dengan larutan disinfektan. Jangan menyemprot langsung ke permukaan yang sangat terkontaminasi karena akan membuat virus menyebar ke udara," ujar Chandra.

Tabel 2 berikut merupakan daftar sementara produk disinfektan rumah tangga atau produk pembersih untuk disinfeksi virus corona yang telah disurvei secara terbatas berikut cara pengencerannya. Daftar ini akan terus diperbaharui sesuai data yang masuk. Perusahaan yang memproduksi atau memasarkan produk disinfektan apa pun yang efektif terhadap virus corona dapat memberikan informasi dengan mengirimkan foto produk yang sudah teregistrasi dan informasi bahan aktif yang digunakan.

Daftar produk rumah tangga

Berikut adalah daftar sementara produk disinfektan rumah tangga yang telah disurvei secara terbatas, serta cara pengencerannya.

Daftar ini akan terus diperbarui oleh LIPI sesuai data yang masuk.

1. Aquatabs Multipurpose Bahan aktif: Sodium dichloroisocyanurate

2. Bayclin Lemon Bahan aktif: Sodium hypochlorite 5.25% Cara pengenceran: 20 ml per 1 liter air

3. Bayclin Regular Bahan aktif: Sodium hypochlorite 5.25% Cara pengenceran: 20 ml per 1 liter air

4. Bebek kamar mandi Bahan aktif: Benzalkonium klorida (0.1%)

5. Bratacare Disinfectane Concentrate Bahan aktif: Quarternary ammonium compound (45g/L atau 4.5%) Cara pengenceran: 10 ml per 1 liter air

6. Clorox Disinfecting Bleach Bahan aktif: Sodium hypochlorite (7.4%) Cara pengenceran: 10 ml per 1 liter air

7. Clorox Toilet Bowl Clener With Bleach Bahan aktif: Sodium hypochlorite (2.4%) Cara pengenceran: 40 ml per 1 liter air

8. Dettol All In One Disinfectant Spray Bahan aktif: Alkyl Dimethyl Benzyl

9. Dettol Antiseptic Liquid Bahan aktif: Chloroxylenol (4.8%) Cara pengenceran: 25 ml per 1 liter air

10. Dettol Pembersih Lantai Citrus Bahan aktif: Benzalkonium klorida (1.1856%) Cara pengenceran: 45 ml per 1 liter air

11. Dettol Pembersih Lantai Multiaction 4 in 1 Bahan aktif: Benzalkonium klorida (1.1856%) Cara pengenceran: 45 ml per 1 liter air

12. Mr. Muscle Axi Triguna Pembersih Lantai Bahan aktif: Benzalkonium chloride (0.15%), ethoxylated linear alcohol (0.6%) Cara pengenceran: 1 bagian dalam 2 bagian air

13. Proclin Pemutih Bahan aktif: Sodium hypochlorite 5.25% Cara pengenceran: 20 ml per 1 liter air

14. Septalkan Bahan aktif: Benzalkonium klorida (0.095%) Cara pengenceran: 1 bagian dalam 1 bagian air

15. Soklin pemutih Bahan aktif: Sodium hypochlorite (5.25%) Cara pengenceran: 20 ml per 1 liter air

16. SOS Pembersih Lantai Antibacterial Bahan aktif: Benzalkonium chloride (1%) Cara pengenceran: 1 bagian dalam 9 bagian air

17. Wipol Pembersih Lantai Sereh & Jeruk Bahan aktif: Ethoxylated alcohol (3%), Benzalkonium chloride (1.25%) Cara pengenceran: 40 ml dalam 1 liter air

Formula pengenceran

1. Volume larutan awal = (Konsentrasi akhir yang diinginkan x Volume larutan akhir) / konsentrasi awal produk

2. Volume air yang ditambahkan = Volume larutan akhir - Volume larutan awal

3. Contoh pengenceran produk yang mengandung sodium hypochlorite 5.25% menjadi sodium hypochlorite 0.1% untuk volume akhir 1000 ml:
- Volume larutan awal = (0.1% x 1000 ml) / 5.25% = 19.05 ml (bisa gunakan 20 ml saja untuk memudahkan)
- Volume air yang ditambahkan = 1000 ml - 20 ml = 980 ml air (bisa menggunakan air keran) - Untuk memudahkan, bisa saja tambahkan 20 ml larutan pro.

LIPI mengimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan dan memprioritaskan ketersediaan bahan serta produk untuk kepentingan penanganan medis Covid-19 yang lebih mendesak.(LIPI/bh/sya)






 
Berita Terkait Virus Corona
 
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
 
Hidayat Nur Wahid: Agar Pemerintah Perhatikam Saran MUI, Prioritaskan Penanganan Covid-19
 
Ditlantas Polda Metro Pastikan Sidang dan Pengembalian Berkas Tilang Tetap Berjalan Selama Darurat Covid-19
 
Ahmad Yani: UU Karantina Kesehatan Dibuat Era Jokowi Tapi Yang Dipilih Perppu Lama, Tujuannya Apa?
 
Kementerian BUMN Berikan Bantuan APD Covid-19 ke RSU Adhyaksa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Langgar Maklumat Kapolri Pencegahan Covid-19, Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana Dicopot dan Dimutasi
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Hidayat Nur Wahid: Agar Pemerintah Perhatikam Saran MUI, Prioritaskan Penanganan Covid-19
Implementasi Keppres Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Masih Membingungkan
Komisi II Setujui Penundaan Tahapan Pilkada Serentak 2020
Ditlantas Polda Metro Pastikan Sidang dan Pengembalian Berkas Tilang Tetap Berjalan Selama Darurat Covid-19
Untitled Document

  Berita Utama >
   
HNW: Atasi Pandemi Covid-19 dengan Karantina Wilayah, Bukan dengan Rencana Darurat Sipil
Polda Metro Tangkap Pria Penipu yang Pakai Akun Facebook Palsu dengan Profil Wanita
Kasus Kematian Corona Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia
Polisi Ungkap 3 Kasus Penyebaran Hoax terkait Wabah Virus Covid-19
Gugus Tugas Covid-19: Penyemprotan Cairan Disinfektan Tidak Dianjurkan dengan Cara 'Fogging'
Pemerintah Harus Melarang Mudik dan Menerapkan Karantina Wilayah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]