Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Hoax
LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
2019-01-18 18:34:53

Foto bersama saat Diskusi Publik 'Hoax, Integritas KPU dan Ancaman Legitimasi Pemilu' yang digelar Institut Demokrasi Republikan (ID-Republikan) di kawasan Cikini, Jumat (18/1).(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Peneliti Sosial dan Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amin Mudzakir memaparkan daerah-daerah yang rawan terpapar isu hoaks ada di tiga provinsi di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan saat diskusi publik 'Hoaks, Integritas KPU dan Ancaman Legitimasi Pemilu' di Jalan Cikini Raya, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1).

"Daerah provinsi Aceh, Jabar, Banten itu, Tingkat keterimaan terhadap berita PKI, kriminalisasi Ulama, invasi tenaaga asing itu tinggi skali dirilis tahun 2018 terhadap 1800 responden, masing-masing provinsi 200 orang ada di sembilan provinsi, kita mengukur tingkat toleransi di daerah-daerah tersebut," paparnya.

Ia menjelaskan dari penelitian tersebut ditemukan daerah yang keislaman agamanya kuat maka lebih berpeluang dalam termakan isu hoaks.

"Didaerah-daerah yang punya afiliasi dengan islam politik sangat tinggi tingkat keberterimaan berita yang telah kita konfirmasi adalah hoaks," jelasnya.

Hal tersebut menurutnya sejalan dengan ajaran Islam yang menyebut bahwa paham komunisme adalah salah, "Karena kekuatan dalam kasus hoax komunisme memang agama adalah paham yang memberikan dasar terhadap keyakinan bahwa komunismes itu sudah pasti adalah salah," tuturnya.(bh/mos)

Share : |

 
Berita Terkait Hoax
Boni Hargens: Politik Indonesia Sudah Masuk era 'Post-Truth Society'
Siarkan Berita Hoax Prabowo Kampanye di Padang, Andre Rosiade Akan Laporkan Metro TV ke Dewan Pers
Arief Poyuono: Pertengkaran dan Adu Domba Dirinya di Twitter dengan Ferdinan Hutahaean Adalah Hoax
FSP LEM SPSI DKI Jakarta Deklarasikan Pemilu Damai Tanpa Hoax
Khilafatul Muslimin Dukung Pemilu 2019 Damai Tanpa Hoaks
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Jelang Pengumuman KPU 22 Mei, Kapushidrosal: Tetap Bersikap Netral
BNN Menangkap 4 Tersangka Sabu 50 Kg dan Ekstasi 23 Ribu Butir dari Malaysia
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Apakah AS Akan Berperang dengan Iran?
Komisi IX Psertanyakan Kinerja Pemerintah Atasi Pengangguran
KSBSI DKI Jakarta Pastikan Tidak Lakukan Aksi Pada 22 Mei
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar
Bawaslu Akhirnya Putuskan Sistem Input Situng KPU Ada Pelanggaran
Perlawanan dan Surat Wasiat Prabowo
Amien Rais: Sekarang Kita Tak Lagi Pakai People Power, Tapi ....
Pemerintah Didesak Segera Investigasi Tragedi Pemilu 2019
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]