Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Virus Corona
Kurang dari 2 Minggu Sejak Dinyatakan Positif Covid-19, Trump Kembali Berkampanye
2020-10-14 16:36:51

Dokter yang menangani Trump Dokter mengatakan sang presiden tidak lagi berisiko menularkan Covid-19.(Foto: REUTERS)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjalani kampanye setelah kurang dari dua minggu sejak ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Trump menyampaikan pidato di sebuah lokasi luar ruangan di Sanford, Florida, di tengah persaingannya dengan rivalnya, Joe Biden, untuk berupaya meraih suara di swing states sebelum pemilihan pada 3 November.

Jajak pendapat menunjukkan Biden unggul 10 poin atas Trump secara nasional.

Namun keunggulannya di beberapa negara bagian kunci lebih sempit - seperti yang terjadi di Florida, di mana dia unggul 3,7 poin, menurut rata-rata jajak pendapat yang dikumpulkan oleh Real Clear Politics.

Memenangkan medan pertempuran seperti di negara bagian yang dijuluki "Sunshine State" itu diperlukan untuk mengumpulkan 270 suara pemilihan electoral college yang diperlukan untuk memenangkan Gedung Putih, dimana proses pemilihan presiden tidak ditentukan oleh penghitungan suara terbanyak saja.

Trump dinyatakan positif Covid-19 sekitar 11 hari yang lalu, dan ia dirawat di Walter Reed sehari kemudian.

Tetapi pada hari Minggu, dokter pribadinya mengatakan dia tidak lagi berisiko menularkan Covid ke orang lain, dan mengungkapkan pada hari Senin bahwa tes terbarunya negatif selama beberapa hari berturut-turut, meskipun dia tidak memberikan tanggalnya.

Orang-orang yang setia pada Trump keluar untuk menemuinya
Nomia Iqbal, BBC News, Sanford, Florida

Teriakan-teriakan yang menyerukan"Empat tahun lagi!" terdengar diantara ratusan yang mengantre untuk memasuki ruang terbuka tempat presiden tampil berkampanye.

Orang-orang diperiksa suhunya dan ditawarkan masker wajah. Mereka yang mengenakan masker merasa tidak terlalu cepat bagi sang presiden untuk keluar jalan-jalan. Mereka justru mengaku mengagumi Trump lantaran sikapnya itu.

Seorang pria memberi tahu saya bahwa dia berasal dari New York dan telah menjadikan Florida sebagai rumahnya - seperti "pahlawannya" Donald Trump.

Tim kampanye Trump memusatkan seluruh upaya mereka di Florida - kekalahan di negara bagian ini berarti kemungkinan tidak akan bisa kembali ke Gedung Putih.

Selama akhir pekan, putra tertuanya, Donald Trump Jr, menyelesaikan tur bus Florida-nya, "Pejuang-Pejuang Melawan Sosialisme" - sebuah promosi yang ditujukan terutama kepada para pemilih keturunan Hispanik.

Sekitar lebih dari 100 orang dengan latar belakang dari Venezuela, Puerto Rico, dan Vietnam duduk bahu-membahu, dengan beberapa yang mengenakan masker, sambil menyaksikan pidato Trump Jr di Orlando.

Dia tampil bersama dengan pejuang keturunan Kuba-Amerika, Jorge Masvidal, yang merupakan bintang besar di sini.

Wakil Presiden Mike Pence baru-baru ini mengunjungi "The Villages" sebuah rumah bagi orang-orang usia lanjut yang terkenal dengan tingkat partisipasi dalam pemilihan umum yang tinggi.

Namun, meskipun presiden dan beberapa pendukungnya di sini tampak santai terkait virus corona, pandemi telah menghantam Florida dengan keras, dan negara bagian tersebut mencatat lebih dari 15.000 kematian.

Saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, tiba di sini pada Selasa.

Timnya berfokus menyoroti penanganan pandemi oleh pemerintah dan berencana untuk melakukan kampanye yang lebih tenang, namun bersemangat di daerah-daerah kunci sekitar pinggiran kota yang mereka harap akan membantu mengumpulkan suara untuk partai.

Ujung-ujung masa kampanye

Tidak mengherankan jika Florida adalah tempat di mana Trump akan melakukan aksi besar untuk menandakan ia kembali berkampanye.

Presiden Trump benar-benar ingin dan perlu memenangkan Florida, negara bagian yang ia berhasil gaet pada tahun 2016. Itu juga merupakan negara yang diadopsi. Sebagai seorang warga New York , Trump menjadikan dirinya penduduk Florida di bulan September.

Meskipun dia tertinggal dalam pemungutan suara secara nasional, persaingan ketat di sejumlah negara bagian kunci berarti dia masih dapat memenangkan pemilihan ulang dengan merebut wilayah-wilayah tersebut.

Kampanye Trump - dan acara-acara pekan ini di Pennsylvania, Iowa dan North Carolina - akan diawasi dengan ketat, termasuk untuk memantau tanda-tanda jika Trump telah mengubah pendekatannya terhadap pencegahan virus corona.

Para pengkritiknya telah meremehkannya karena tidak mendorong warga untuk mengenakan masker wajah atau mematuhi pedoman jarak sosial.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany - yang saat ini dikarantina setelah dites positif Covid-19 - mengatakan mereka yang menghadiri acara kampanye akan didorong agar memakai masker dan pembersih tangan akan disediakan.

"Pada akhirnya, Anda memiliki hak di negara ini untuk datang dan mengekspresikan sudut pandang politik Anda," katanya pada acara Fox and Friends.

Sementara itu, Biden menyerang pendekatan presiden, dengan mengatakan bahwa "Presiden Trump datang ke Sanford hari ini tidak membawa apa-apa selain perilaku sembrono, retorika yang memecah belah, dan menakut-nakuti".

Biden telah mengambil pendekatan yang lebih hati-hati saat berkampanye, dan mengunjungi dua lokasi di Ohio pada hari Senin.(BBC/bh/sya)



 
Berita Terkait Virus Corona
 
Pakar Usulkan Vaksin Covid-19 Disuntikkan Dulu ke Pejabat
 
Abdul Chair Ramadhan: UU Penanganan Covid-19 Menyalahi Sistem Hukum Pidana
 
Anis Byarwati Nilai Hasil Survei Indikator Sebagai Catatan Buruk Kinerja Pemerintah
 
Brasil Tolak Vaksin Covid-19 Buatan China, Presiden Bolsonaro: 'Rakyat Brasil Tidak akan Jadi Kelinci Percobaan'
 
Kurang dari 2 Minggu Sejak Dinyatakan Positif Covid-19, Trump Kembali Berkampanye
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bandingkan Presiden Prancis dan Film My Flag: Merah Putih Vs Radikalisme, Tengku Zul: Sponsornya Apa Saja?
Ucapan Anti Islam Presiden Prancis Dapat Timbulkan Kegaduhan
1 dari 4 Pelaku Curanmor di Jakarta Timur dan Bekasi Tewas Ditembak, Polisi: Inisial I DPO
Protes Besar di Bangladesh Menentang Kartun Nabi Muhammad, Prancis Serukan Warganya di Indonesia dan Negara Lain Berhati-hati
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
Seminar Sosialisasi PP No.39/2020: 'Akomodasi yang Layak Bagi Disabilitas dalam Proses Peradilan'
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Libur Panjang Oktober 2020, Ditlantas Polda Metro Siagakan 749 Polantas di Lokasi Arus Lalu Lintas dan Tempat Wisata
Pakar Usulkan Vaksin Covid-19 Disuntikkan Dulu ke Pejabat
749 Personel Polda Metro Jaya Siap Kawal dan Amankan Lalu Lintas Selama Libur Panjang
Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi
Anggota Baleg FPKS Ingatkan Pemerintah Jangan Ubah Substansi UU Cipta Kerja
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]