Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Bela Negara
Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku Solidaritas untuk Bangsa Digelar Di Semarang
2018-10-23 18:32:12

SEMARANG, Berita HUKUM - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bekerjasama dengan LPP RRI kembali menggelar Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku. Konser Kebangsaan dengan tema Bela Indonesiaku, Solidaritas untuk Bangsa yang dilaksanakan di Semarang Sabtu, 20 Oktober 2018, merupakan kelanjutan konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Bali pada September lalu.

Konser Kebangsaan ini merupakan program andalan LPP-RRI sejak tahun 2017 hingga saat ini. Dalam setiap penyelenggarannya selalu didukung Kemenkominfo, Kementerian Pertahanan, serta Pemerintah Provinsi dan Kota tuan rumah. Konser yang sama telah sukses dilaksanakan di Medan pada bulan April, Agustus di Makasar, September di Denpasar, dan Oktober di Semarang yang merupakan konser kebangsaan terakhir di tahun 2018.

Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku bertajuk solidaritas untuk bangsa di Semarang di kemas khusus menampilkan jebolan Bintang radio dan artis ternama di kancah nasional yang digemari anak muda masa kini. Beberapa artis yang tampil dalam konser yang dihelat di Balairung Kampus UPGRIS antara lain Luki Oktavian (Luki Idol), Wizzy, DidiKempot, Artis jebolan Bintang radio Debora dan Aldi Brian bintang radio asal Semarang.

Yang tak kalah pentingnya adalah di setiap Konser Kebangsaan selalu tidak meninggalkan konten lokal menonjolkan khas daerah masing-masing. Hal inilah yang membuat Konser Kebangsaan RRI di tiap daerah berbeda.

Untuk membakar semangat Bela Negara, maka sebelum konser berlangsung akan diadakan lomba Yel-Yel bagi Mahasiswa dari Perguruan Tinggi dan siswa-siswi di wilayah Jawa Tengah.

Direktur Utama LPP RRI M. Rohanudin, mengatakan RRI itu seperti TNI, terus berupaya menjaga dan mendorong masyarakat untuk mempertahankan kedaulatan NKRI. Bedanya kalau TNI dengan kekuatan senjatanya dan strategi militernya, RRI melalui music, budaya, dan informasi yang menguatkan dan mencerdaskan bangsa terutama menyangkut NKRI.

Brigjen TNI Amad Sugiyono dalam pesan kebangsaannya menyampaikan, bela negara bukan tugas dan tanggung jawab TNI atau Polri saja, melainkan tugas seluruh warga negara Indonesia, baik generasi old maupun generasi zaman now, pejabat, artis hingga orang biasa. Bela Negara dapat dilakukan melalui profesi masing-masing, dengan kita senantiasa belajar dan berprestasi bagi mahasiswa itu sudah bela negara.

"Bijak bermedia sosial dan saling menghargai itu juga bela negara. Oleh karena itu, mulai hari ini, esok dan selamanya Ayo Bela Indoensiaku karena Indonesia Rumah Kita bersama," jelasnya, dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin (22/10).

Konser tersebut merupakan media yang tepat dalam upaya membangun kecintaan kita pada tanah air Indonesia. Sebab bela negara yang dikemas melalui gerakan Bela Indonesiaku ini lebih pada bagaimana menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk selalu berbuat baik, berprilaku positif, berkreasi yang tepat serta dalam keseharian senantiasa mampu menerapkan nilai-nilai positif.

"Maka pendekatan melalui konser kebangsaan ini menjadi sangat tepat," jelas Ricky

Lebih jauh Ricky mengungkapkan, RRI memiliki jangkauan yang tak dimiliki oleh radio lainnya, yakni sampai ke perbatasan-perbatasan Indonesia. Maka ini menjadi sangat efektif dalam menyapa dan menularkan nilai-nilai positif yang ada ke khalayak yang lebih jauh. Sebagai wujud nyata pada konser tersebut RRI bersama ACT dan Bela Negara Peduli Sulteng juga membuka Donasi amal untuk Palu, Donggala dan Sigi.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Bela Negara
Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku Solidaritas untuk Bangsa Digelar Di Semarang
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Konser Kebangsaan: Ayo BelaIndonesiaku karena Indonesia Rumah Kita Bersama!
Sambut Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku Diawali Tari Pendet
Suarakan Ke Indonesia-an Lewat Konser Kebangsaan Bagi Lintas Generasi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Kebakaran Hutan California: Jumlah Orang Hilang Melonjak Menjadi 631 Jiwa
HNW: Kedaulatan Rakyat Bukan Sekedar Jargon
Kasus Proyek Jalan dan Jembatan Bangkuang - MTU, Jaksa Sasar Kantor Bupati dan DPRD Buntok
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]