Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Pelecehan Seksual
Komedian Bill Cosby Dihukum Penjara terkait Kasus Penyerangan Seksual
2018-09-27 08:31:45

Bill Cosby tiba untuk sidang hukumannya di Gedung Pengadilan Montgomery pada hari Selasa.(Foto: MattRourke / AP)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Komedian Amerika Serikat, Bill Cosby, dihukum penjara selama tiga hingga 10 tahun dalam kasus penyerangan seksual.

"Ini adalah kejahatan serius," kata hakim Steven O'Neill sebagaimana dikutip CNN setelah menyampaikan vonis di Pengadilan Montgomery County, Negara Bagian Pennsylvania.

"Pak Cosby, semuanya ini telah kembali ke Anda. Harinya telah tiba, waktunya telah tiba," sambungnya.

Dalam putusannya, O'Neill mengategorikan Cosby sebagai predator seksual yang keji sehingga dia harus menjalani sesi konseling seumur hidup. Pria berusia 81 tahun itu juga dimasukkan ke dalam daftar penjahat seksual.

Status tersebut mewajibkan Cosby melapor ke kepolisian negara bagian dan memberitahu warga di sekitar tempat tinggalnya mengenai status yang ia sandang. Selain tetangga, tempat pengasuhan anak, dan sekolah-sekolah harus diberitahu mengenai lokasi keberadaannya.

Ketika ditawari peluang untuk membuat pernyataan, aktor tersebut menolaknya.

Juru bicara Cosby, Andrew Wyatt, menilai persidangan itu adalah "yang paling rasis dan seksis" dalam sejarah Amerika Serikat. Cosby, menurutnya, adalah korban dari "perang seks".

Di sisi lain, jaksa Montgomery County, Kevin Steele, menuding Cosby dapat menyembunyikan jati dirinya dan kejahatannya selama bertahun-tahun "menggunakan kesohorannya dan kekayaannya".

"Dia bersembunyi di balik sebuah karakter.. tapi itu adalah fiksi.. Dia menggunakan kemampuan aktingnya, persona penyayang di televisi, untuk merebut simpati korban-korbannya dan membungkam mereka," kata Steele merujuk acara komedi the Cosby Show yang tayang pada era 1980-an.

"Seseorang yang punya banyak uang, seseorang yang tersohor, seseorang yang bisa mendapat sorotan di seluruh dunia hanya dengan menampakkan wajah di tempat makan seharusnya tidak boleh lolos begitu saja atas kejahatannya atau dibolehkan melenggang bebas," imbuhnya.

Cosby sudah dinyatakan bersalah dalam persidangan April lalu lantaran melakoni penyerangan seksual terhadap Andrea Constand pada 2004. Tak hanya itu, Cosby juga bersalah karena mencekoki Constand dengan narkoba dan menggerayanginya.

Andrea ConstandHak atas fotoREUTERS
Image captionAndrea Constand menyatakan "Bill Cosby merenggut jiwa saya yang belia, sehat, cantik, dan menghancurkannya."

Bagaimana imbas penyerangan terhadap Constand?

Melalui sebuah pernyataan yang dikutip harian National Post pada Juni 2017, Constand menjelaskan bagaimana Cosby, yang dia pandang sebagai "mentor", mencekokinya dengan sejumlah pil yang membuat "beku" dan tidak berdaya menghentikan serangan Cosby.

"Untuk bisa benar-benar memahami imbas penyerangan seksual terhadap hidup saya, Anda harus memahami pribadi saya sebelum itu terjadi."

"Saya berada dalam kondisi terbaik, yakin bahwa landasan yang diciptakan oleh pendidikan dan pelatihan olahraga akan menempatkan saya dalam posisi bagus untuk menghadapi apapun tantangan di depan.." ujarnya.

"Setelah penyerangan, saya tidak bisa memastikan apa yang sebenarnya terjadi tapi rasa sakitnya begitu besar. Rasa malunya luar biasa. Meragukan diri sendiri dan merasa bingung membuat saya tidak bisa bercerita ke keluarga atau teman seperti yang biasa saya lakukan. Saya merasa betul-betul sendiri, tidak bisa percaya ke orang lain, termasuk ke diri saya sendiri."

Constand menyatakan bahwa dirinya berhenti makan, tidur, dan bersosialisasi. Lantaran terus-menerus disiksa oleh mimpi buruk, dia akhirnya bercerita ke ibunya mengenai apa yang dia alami.

"Bill Cosby merenggut jiwa saya yang belia, sehat, cantik, dan menghancurkannya. Dia merampas kesehatan dan kebugaran saya, sikap terbuka saya, dan kepercayaan saya terhadap diri sendiri dan orang lain."

"Alih-alih menengok ke belakang, saya kini menantikan untuk bisa menatap ke depan. Saya ingin ke tempat di mana saya menjadi pribadi yang seharusnya mendapat kesempatan kedua."

Merujuk kepada Constand, jaksa Montgomery County, Kevin Steele, mengemukakan pendapatnya.

"Kita semua menjadi lebih baik karena dia ada dalam kehidupan kita. Anda semua telah mendengar bagaimana penyerangan itu mengubah hidupnya...Menempatkan dirinya di depan publik dunia seperti ini, selama bertahun-tahun, sangat sulit bagi siapapun.

"Dia bisa saja menjalani kehidupan yang sunyi, tapi dia paham bahwa terlalu penting untuk menyaksikan keadilan ditegakkan."

Apakah ada perempuan lain yang mengaku menjadi korban?

Sebanyak 60 perempuan lain telah menuduh Cosby melakukan kejahatan seksual namun tuduhan mereka tidak diproses karena kejadiannya sudah begitu lama.


 
Berita Terkait Pelecehan Seksual
 
Kasus 'Begal Payudara', Kuasa Hukum Berhasil Mediasi Pihak Pelaku dan Korban
 
Sidang Gugatan 1 Triliun ke Mantan Dewas BPJS TK Ditunda, Kuasa Hukum RA: Kita Gugat Perbuatan Melawan Hukumnya
 
Kasus Dugaan Pelecehan di Dewas BPJS TK, Korban RA Gugat SAB 1 Triliun ke PN Jaksel
 
Baiq Nuril Yakin Upaya PK Bakal Dikabulkan Mahkamah Agung
 
DPR Komitmen Segera Selesaikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
Mobil Ketua KPU Samarinda yang Hilang, Dicuri Deni Setiawan Stafnya Sendiri
Terdakwa Erwin dan Riza Pemilik 5 Kg Sabu Dituntut Penjara Seumur Hidup
Pak Jokowi Tolong Buktikan, Katanya Masalah Banjir Jakarta Selesai Kalau Jadi Presiden
Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia
Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia
Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja
Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]