Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Razia Preman
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
2018-11-12 19:16:10

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (12/11).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki mengatakan wilayah Jakarta Barat zero premanisme. Polisi menangkap 23 preman pada 2 lokasi di Kalideres, Jakarta Barat.

"10 preman ditangkap saat menguasai tanah milik PT. Nila Alam seluas 2 hektar dan 13 preman lagi ditangkap menguasai tanah seluas 3 hektar bersertifikat hak milik," ujar Henki di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (12/11).

Hengki menambahkan, bahwa 10 premen yang ditangkap di PT Nila Alam mengaku sebagai kelompok Hercules.

"1 preman bernama Boby anak buah Hercules sudah pernah ditangkap, atas kasus kekerasan dan kepemilikan senjata api ilegal," terangnya.

Dalam aksinya preman bertindak sebagai eksekutor, merusak, mengintimidasi, mengusir dan menguasai lahan yang mereka duduki.

Sesuai intruksi pimpinan, tambah Hengki, kehadiran Polres Metro Jakarta Barat menghilangkan rasa kekwatiran dan ketakutan di masyarakat, serta menegakan hukum dan keadilan.

Para preman yang menguasai tanah secara sepihak dikenakan pelanggaran pasal 170 KUHP jo pasal 335 (1) KUHP dan atau 167 KUHP.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Razia Preman
Polisi Menangkap Hercules Jadi Aktor Utama Pengrusakan dan Pendudukan Lahan
Polisi Bekuk Premanisme di Diskotik Bandara yang Mengakibatkan 2 Korban Tewas
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Polres Metro Jakbar Tingkatkan Kemampuan Tim Pemburu Preman (TPP)
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap 12 Kasus Premanisme, Tersangka 30 Orang
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]