Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilkada
Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI Siap Mendukung Kemenangan Paslon No 1 Eramas
2018-02-14 09:35:18

JAKARTA, Berita HUKUM - Dua pasang kandidat pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) telah mendapatkan nomor urut. Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) memperoleh nomor urut 1 pada Pilkada serentak Juni 2018 mendatang.

Nomor urut itu merupakan hasil pengundian pada rapat pleno terbuka KPU Sumut di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa (13/2) sore. Pengundian dilakukan dengan cara dua kali pencabutan nomor.

Bung Fahri Lubis sebagai Ketua Umum (Ketum) Solidaritas Alumni 212 NKRI yang turut hadir dalam acara tersebut mengucapkan, "Selamat dan mendukung kemenangan pasangan nomor 1 yakni Pasangan Calon (Paslon) Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) yang mendapat nomor urut 1", demikian pernyataan tertulis pada pewarta BeritaHUKUM.com pada, Selasa malam (13/2) via WhatsApp (WA).

Pasangan nomor 1 Eramas dengan tegline; Sumut Bermartabat.

"Disingkat Paslon 1 ERAMAS Cagubsu dan Wacagubsu Bermartabat," tulisnya.

Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) didukung koalisi 6 partai politik (parpol), yaitu Gerindra, PKS, PAN, Golkar, NasDem, dan Hanura, yang menguasai 60 kursi di DPRD Sumut.

Rencananya, pada hari Kamis (15/2) Feb 2018 esok, Bung Fahri menyampaikan, dirinya selaku Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI akan bersilaturahmi bersama-sama dengan Ketua dan pengurus Aisyiah kota Medan kepada pasangan ERAMAS.

"Sekaligus menyampaikan dukungan dan pogram-program sosialisasi dan kampanye untuk pasangan ERAMAS BERMARTABAT," jelasnya.

"Kita berjuang All Out bersama-sama untuk kemenangan Cagub Wacagub muslim ERAMAS untuk menjadi orang nomor 1 di Sumut, yang mengayomi masyarakat dan membangun Sumut Bermartabat," pungkasnya.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Pilkada
Sosialisasi Asian Games Diduga Jadi Ajang Kampanye Putra Gubernur
Pilkada Sumsel: Elektabilitas Herman Deru Tak Terkejar, Akrobat Politik Makin Menjadi
Tim Eramas Bantah Ada Kasepakatan dengan Bawaslu
FPP Sumut Pertanyakan Alat Peraga Kampanye KPU Sumut Tidak Fair
Ketum PPWI: Pilkada Pesta Demokrasi Rakyat, Polisi Dilarang 'Brutal'
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Visa Temukan Fakta-Fakta Baru Perilaku Orang Indonesia dalam Pembayaran
Trilogi Pembangunan, Panduan Partai Berkarya Membangun Indonesia
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Komisi VIII: Rekomendasi 200 Mubalig Seharusnya Dihentikan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Sabu 239 Kg dan Ekstasi 30.000 Butir
JPU Tanya Setya Novanto Soal Aliran Dana E-KTP ke Puan dan Pramono
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]