Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Puisi
Ketua DPR dan MPR Duet Bacakan Puisi Reformasi 1998
2018-05-09 21:34:32

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo didapuk tampil pertama membacakan puisi tersebut. Acara Panggung Puisi dan Musik, Peringatan 20 Tahun Reformasi ini digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa malam (8/5).(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo tampil epic saat membacakan 'Sajak Bulan Mei 1998 di Indonesia,' karya WS Rendra. Sebagai pejabat publik, Bamsoet, sapaan akrabnya, sudah dikenal mempunyai hobi berpantun saat memberikan pidato ataupun sambutan. Terbukti, seni berpantun Bamsoet mampu menjadi ice breaker yang mencairkan suasana formal sehingga penuh keakraban dan persaudaraan.

Berbagi panggung dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Bamsoet didapuk tampil pertama membacakan puisi tersebut. Acara Panggung Puisi dan Musik, Peringatan 20 Tahun Reformasi ini digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa malam (8/5).

"Puisi punya daya magis yang luar biasa. Apalagi membacakan karya sastrawan besar WS Rendra bersama Ketua MPR dan para seniman serta tokoh, membuat jiwa saya bergetar. Membawa kita hanyut kembali ke dua puluh tahun silam saat kejadian Mei 1998. Terlepas dari berbagai efek sosial yang ditimbulkan, Mei 1998 telah membawa perubahan besar terhadap pergesaran politik bangsa kita," ungkap Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menginginkan, setelah 20 tahun perjalanan Reformasi yang diawali 'dikuasainya' sKompleks Parlemen oleh rakyat, kini sudah waktunya semangat tersebut dikembalikan lagi ke Parlemen. Peringatan 20 Tahun Reformasi yang dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan, diharapkan dapat menguatkan kembali semangat kerakyatan ke dalam kegiatan keparlemenan.

"Ada banyak kegiatan. Kemarin kita selenggarakan diskusi dan pameran foto. Hari ini ada panggung puisi dan musik melibatkan berbagai tokoh lintas kalangan dan seniman berbagai genre. Puncaknya, pada tanggal 21 Mei nanti akan ada Malam Refleksi. Ini semua dilakukan agar DPR tidak menjadi tembok besi," terang Bamsoet.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Politisi Partai Golkar ini mengajak rakyat 'mengepung' kembali DPR RI. Namun bukan 'mengepung' secara fisik seperti 20 tahun lalu, melainkan 'mengepung' secara gagasan maupun kreasi tanpa batas.

"Kami di DPR RI adalah para wakil terhadap rakyat Indonesia. Jangan sia-siakan agenda besar reformasi yang telah kita cita-citakan bersama. Kami tidak akan biarkan DPR menjadi tembok besi yang tak bisa ditembus rakyat. Karena itu, pintu DPR RI selalu terbuka lebar bagi rakyat datang menyampaikan ide dan kreasinya. Seperti yang kita lakukan melalui Panggung Puisi dan Musik malam hari ini," papar Bamsoet.

Sejumlah pejabat publik dan artis turut hadir mengisi acara dengan membacakan puisi. Antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti; Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri; Ketua KPK Agus Rahardjo, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda; artis Reza Rahardian, serta Lukman Sardi.(eko/sf/DPR/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Puisi
Ketua DPR dan MPR Duet Bacakan Puisi Reformasi 1998
Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
'Bebaskan Palestina' Lewat Puisi
FAM: Masyarakat Sumatera Barat Baca Puisi Tutup Tahun 2013
KPK Bedah Buku Puisi Menolak Korupsi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sepasang Kekasih Dibegal di Jembatan 3 Pintu Masuk Pertamina Kelapa Gading
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Pemerintah Diharapkan Tidak Impor Beras Lagi
Kapolri Resmi Melantik Komjen Pol Ari Dono Sukmanto Menjadi Wakapolri
Ketua MPR: Stabilitas Ekonomi Harus Terjaga
Ketua DPR Ajak Sambut Pemilu dengan Damai
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019
Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup 7 Ruas Tol Selama Asian Games 2018
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]