Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Politik
Ketua DPR Minta Kaum Muda Tidak Alergi Politik
2018-04-06 06:28:35

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menerima audiensi Pengurus Pusat KNPI, Rabu (4/4).(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta kaum muda jaman now tidak takut dan alergi dengan politik. Keterlibatan kaum muda harus menjadi pendorong utama bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Politik merupakan alat perjuangan dalam memperbaiki kondisi bangsa dan negara. Kaum muda jangan takut dan alergi dengan politik. Kesolidan kaum muda merupakan kekuatan besar bagi bangsa dan negara," ujar Bamsoet, begitu ia biasa disapa, saat menerima pengurus pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di ruang kerjanya di Senayan, Jakarta, Rabu (4/4).

Lebih lanjut, Bamsoet ingin KNPI melahirkan pemuda yang mampu mengisi berbagai jabatan penting di pemerintahan. KNPI juga harus memastikan kaum muda terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan kegiatan positif lainnya.

"KNPI harus menjadi mesin utama yang menggerakkan para pemuda dalam menyalurkan karya dan kreatifitas. Rakernas dan Kongres KNPI merupakan momentum untuk menyolidkan kaum muda, sehingga bisa menjadi kekuatan besar bagi pembangunan dan persatuan bangsa," ujar Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini berpesan agar KNPI membantu mengedukasi kaum muda untuk menjadi agen pemberantasan hoax dan hate speech. Jangan malah ikut terbawa dalam penyebarannya hoax dan hate speechyang akan memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Hoax dan hate speech saat ini menjadi dua hal yang sedang diperangi dunia. Bukan hanya di Indonesia, di belahan negara lain juga menghadapi hal yang serupa. KNPI punya tantangan besar membawa kaum muda menjadi agen pencerah bangsa," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KNPI M. Rifai Darus menyatakan kesiapannya membawa kaum muda Indonesia menjadi penggerak roda kepemimpinan bangsa. KNPI akan terus menggelorakan semangat kepemimpinan, persatuan dan kesatuan bangsa di tanah air.

"KNPI senantiasa menjadi partner DPR RI dan pemerintah dalam menyiapkan kaum muda yang bertalenta di berbagai bidang. Berbagai program kerja yang telah dan akan dilakukan KNPI senantiasa ditujukan untuk memancing kreatifitas kaum muda. Tentu kami tak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan dan masukan dari semua pihak agar KNPI menjadi lebih baik lagi," ujar Rifai.(ayu/sf/DPR/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Politik
Dalam Kontestasi Politik, Buzzer Dapat Predikat Negatif
Mahyudin: Kontestasi Pilpres Jangan Terjebak Politik Identitas
Enggan Buru-buru Menikah, Tasya Kamila Tertarik Terjun ke Politik
Muhammadiyah Ajak Pimpinan Parpol Komitmen Memajukan Kepentingan Bangsa daripada Hasrat Praktis Politik
Ketua DPR: Politik Biaya Tinggi Merupakan Salah Satu Pemicu Korupsi di Indonesia
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]