Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Lapas
Ketua DPR Minta Dirjen PAS Tanggung Jawab Kericuhan Lapas
2018-09-21 10:39:27

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.(Foto: kresno/mr)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku sudah sangat sering mendengar selentingan kabar mengenai pesta narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Ia meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) bertanggung jawab untuk hal tersebut.

"Saya sering dengar berita mengenai itu. Ya, harus ada evaluasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) terutama Dirjen PAS, agar hal ini tidak terus terjadi," tuturnya ketika ditemui oleh Parlementaria di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).

Bamsoet, sapaan akrabnya itu menegaskan akan mendorong Komisi III DPR RI agar berkoordinasi dengan Kemenkumham, untuk mengungkap segala macam praktek yang memang tidak selayaknya ada di lapas. Selain itu, Kemenkumham juga diminta untuk sering melakukan inspeksi agar suasana dapat terkendali.

"Kemenkumham harus bertindak tegas memotong rantai segala macam kegiatan yang tidak dibenarkan di lapas. Harus diselesaikan secara permanen, bukan hanya di Rutan Salemba saja, tetapi di rutan atau lapas lainnya. Mungkin wajib ada sidak rutin harian misalnya," tegas politisi Partai Golkar itu.

Selanjutnya, Bamsoet juga meminta agar aparat dapat segera menemukan segala oknum yang terlibat untuk diproses secara hukum. Legislator dapil Jawa Tengah VII ini menegaskan, DPR RI berkomitmen dan akan selalu melakukan koordinasi dengan mitra terkait untuk menyelesaikan segala permasalahan lapas di Indonesia.

"Para oknum inilah yang sebenarnya telah membuat onar, mulai dari suplai narkobanya serta menjalankan kegiatan terlarang di lapas tersebut. Oknum ini yang bergerak di beberapa lapas atau rutan. Harus segera dibasmi," jelas mantan Ketua Komisi III DPR RI itu.

Sejauh ini, pengakuan napi dalam salah satu acara stasiun televisi Indonesia telah menggegerkan jagat publik. Ia mengaku soal kegiatan pesta narkoba dan dugem di Rutan Salemba yang tidak pernah habis. Mendengar pernyataan tersebut, Kepala Rutan Salemba Masjuno hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala saja.(eps/sf/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Lapas
Amalan Rakyat Aksi di Depan Lapas Cipinang Menuntut Klarifikasi Pemberitaan Media
Kericuhan di Dalam Lapas Kls 1 Surakarta, Massa Vs Penghuni Lapas
Petugas Lapas Bontang Seperti 'Algojo', Napi Dipukul Diduga Hingga Bocor Kepala
10 Hari Pasca Gempa Tsunami, Lapas Rutan Masih Proses Pemulihan Fasilitas Layanan
BNN dan Ditjen PAS Komit Bangun Sistem Keterbukaan Lapas
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hong Kong: Aksi Ribuan Massa Tetap Digelar Meski RUU Ekstradisi Ditangguhkan
Diterpa kegaduhan, Ketua PD Desak KLB: Demi Harkat dan Martabat SBY!
Pertarungan 'Moral' Di Mahkamah Konstitusi
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]