Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Kosmetik, Obat-Obatan
2019-06-03 00:45:44

Tampak suasana saat Kejari Samarinda melakukan pemusnahan barang bukti.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda kembali melakukan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejari Jalan M. Yamin Samarinda, Selasa (28/5).

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba jenis Sabu dan obat - obatan hasil kejahatan, juga hadir dari pihak kepolisian Polres Samarinda, BNN Kota Samarinda, Dinas Kesehatan, Balai POM serta unsur Kejaksaan itu sendiri.

Barang bukti Sabuh dengan cara dilarutkan dalam air serta barang bukti lainnya berupa hanphone, home teater, serta kosmetik dan obata obatan yang dilakukan dengan cara dibakar.

Pada kesempatan tersebut, Plh. Kasipidum Kejari Samarinda Dwinanto Agung Wibowo mengatakan bahwa, barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti yang dimusnahkan yang merupakan hasil putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, yang mana diatur berdasarkan Undang-Undang.

“Pemusnahan barang bukti tersebut setelah melalui putusan Pengadilan atau yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, dan rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali,” ujar Dwinanto, Rabu (29/5) lalu.

Menurutnya, barang bukti yang dimusnahkan kali ini, selain narkotika lebih banyak barang kosmetik tanpa izin edar yang disita oleh Balai POM, terang Dwinanto.

Sementara, “khusus barang bukti Sabu-sabu dan jenis Narkotika lainnya yang dimusnahkan adalah sisa dari Laboratorium Forensik dan dimusnakan dengan cara dilarutkan dalam air," jelas Dwi.

Barang bukti telah mempunyai kekuatan hukum yang dimusnakan adalah,
Perkara TPUL /Narkotika sebanyak 114 perkara, Perkara Kamnegtibum (Perjudian) sebanyak 7 perkara, Perkara Oharda (Pasal 363, 480, 338, 372, 351, KUHP sebanyak 27 perkara.

Sedangkan rincian barang bukti yang dimusnakan:
1.Sabu-Sabu 116 poket,
2. Ganja 8 poket,
3. Ekstasi 4 butir,
4. Senjata Tajam/Kunci T/Kayu 32 buah/pucuk
5. Pakaian 13 lembar
6. Dokumen 9 lembar
7. Alat Hisap/Bong 5 buah
8. Korek Api 13 buah
9. Timbangan Digital 21 buah
10. Plastik Klip 53 bundel
11. Alat komunikasi, CCTV, Layar Monitor, CPU 52 buah
12. Perlatan Judi/Kalkulator 15 buah
Kosmetik/Obat-Obatan 1.297 set/kotak
Barang bukti lain-lain 87 buah.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Polres Jakpus Ungkap Kasus Narkoba Ganja Berbentuk Serbuk dan Cairan Liquit
BNN Apresiasi Polres Jakarta Barat terhadap Pengungkapan Sejumlah Kasus Narkotika
Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti 137 Kg Sabu-Sabu
Polda Metro dan Bea Cukai Tanjung Priok Mengungkap 30 Bungkus Teh Cina Berisi Sabu 31,7 Kg
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
Forum Kerjasama Agribisnis Indonesia-Singapura Tingkatkan Ekspor Hortikuktura
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]