Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Batam
Kejari Berencana Sita Berkas BP Batam
Friday 24 Jan 2014 13:41:21

Ilustrasi. Lampu runway Bandara.(Foto: BH/coy)
BATAM, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam berencana akan menyita berkas yang dimiliki Badan Pengusahaan (BP) Batam terkait kontrak pembelian genset dan lampu runway Hang Nadim Batam yang diduga telah dikorupsi. Penyitaan sengaja dilakukan karena para pejabat BP Batam mengaku sudah bekerja sesuai prosedur, Rabu (22/1) kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Yusron mengatakan, di akui hingga kini pihaknya masih bekerja keras untuk mengumpulkan bukti adanya korupsi di pengadaan aset bandara tersebut. Untuk mengumpulkan bukti, kejaksaan juga telah memanggil saksi secara marathon. Mulai dari pejabat BP Batam hingga pihak-pihak yang mengetahui pengadaan genset dan lampu runway.

“Hari ini ada dua orang pejabat BP yang diperiksa, “imbuhnya.

“Sebagian dari saksi yang diperiksa tetap bersikeras kepada jaksa penyidik jika mereka sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Karena itu, rencananya kejaksaan akan menyita berkas yang berhubungan dengan pengadaan genset dan lampu runway dari kantor BP Batam,“ paparnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan pengumpulan data sementara, pihaknya telah menemukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengadaan tersebut. Namun Yusron masih enggan menyebutkan siapa pihak yang bertanggung jawab dan akan ditetapkan menjadi tersangka,“ jelasnya.

Pada kasus ini Kejaksaan menduga ada beberapa penempatan pos anggaran yang tidak sesuai untuk pengadaan genset yang memakan anggaran sekitar Rp 3 miliar dan anggaran lampu runway Rp 7 miliar dengan total anggaran Rp 10 miliar.(pd/kjs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Batam
 
Rencana Pemerintah Amandeman PP 46 Tahun 2007 Kurang Tepat
 
Abdul Basyid Has: Pemkot Batam Harus Tunjukan Komitmen Berantas Korupsi, Bukan Sebaliknya.
 
Peleburan BP Batam Berpotensi Langgar Sejumlah Aturan
 
Presiden Jokowi akan Buka Kantor Khusus untuk Kembangkan Batam, Bintan, dan Karimun
 
Komisi VI Dorong Batam Jadi Pintu Masuk Asean
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Data Jutaan WNI Diduga Dibobol Peretas dari KPU, 'Bisa Disalahgunakan untuk Kejahatan Siber'
PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
Pandemi Covid-19 Timbulkan Dilema Ekonomi
Dikaitkan HUT PKI, Konser Iwan Fals pada Malam Takbiran Ditunda
Berupaya Selamatkan Bangsa, KMPK Terus Bergerak Galang Dukungan Gugat UU Corona No 2/2020
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta
Polri Tangkap 2 WNA dan Sita 821 Kg Sabu
Hadiri Rapat Panja Omnibus Law Cipta Kerja, Fraksi PKS Nyatakan Oposisi
Muhammadiyah Menolak Berdamai dengan Covid-19
Netty Prasetiyani: 'Indonesia Terserah' Muncul karena Pemerintah Plin-Plan Soal PSBB
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]