Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Bom
Kecam Bom Di Gereja Surabaya, Zulkifli Hasan: Kemanusiaan Kita Terluka
2018-05-14 10:37:27

Ketua MPR Zulkifli Hasan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan duka dan belasungkawa untuk korban Bom di 3 Gereja di Surabaya. Baginya, Pengeboman itu melukai rasa kemanusiaan bangsa Indonesia

Hal itu diungkapkan Zulkifli Hasan di akun twitternya @Zul_Hasan

Melalui akun twitternya, Zulkifli Hasan juga mendoakan saudara sesama anak bangsa yang menjadi korban pengeboman di Gereja Surabaya itu

"Kemanusiaan kita terluka. Doa kami untuk saudara sebangsa yang jadi korban pengeboman Gereja di Surabaya," tulisnya

Zulkifli juga mengecam pelaku Bom teroris yang disebutnya Biadab. Bagi Zulkifli Hasan, Semua Agama di Indonesia pasti mengecam tindakan teroris

"Mengutuk tindakan BIADAB Teroris yang mengebom Gereja. Sekali lagi kita tegaskan : Semua Agama mengecam terorisme !," sambung Zulkifli Hasan di akun twitternya

Selain di akun twitternya, Zulkifli Hasan juga mengunggah ungkapan duka cita di akun instagramnya @zul.hasan dengan foto hitam dan lilin menyala tanda berduka

"Kita semua berduka untuk korban pengeboman di Surabaya. Kemanusiaan kita sungguh terluka. Tak ada tempat untuk terorisme di Bumi Indonesia," tulisnya dalam keterangan foto

Seperti diketahui hari ini Minggu (13/5) Bom mengguncang 3 Gereja di Surabaya. Lokasi pertama di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, kedua Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146 dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Sementara, Polda Jatim menerangkan bahwa sementara total jumlah korban bom di tiga gereja di Surabaya serta di rusunawa Wonocolo Sidoarjo mencapai 17 orang.

Dua peristiwa meledaknya bom tersebut terjadi pada Minggu (13/5). Bom di Surabaya berlangsung pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB sementara bom di rusunawa Wonocolo sekitar pukul 21.00 WIB malam.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mengera mengatakan RS Bhayangkara Polda Jatim menjadi tempat rujukan identifikasi para korban ledakan. Saat ini belasan jenazah diidentifikasi di RS tersebut.

Menurut Kombes Pol Frans, dari 17 orang yang meninggal itu, 14 orang meninggal atas peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Sedangkan yang Sidoarjo, ada tiga orang yang meninggal tersebut adalah satu keluarga.(dbs/MPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Bom
Kecam Bom Di Gereja Surabaya, Zulkifli Hasan: Kemanusiaan Kita Terluka
Terkait Pemboman Gereja di Surabaya, Berikut Tanggapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Teror Bom Surabaya, Kapolda Metro Jaya Mengeluarkan Telegram Jakarta Status Siaga 1
Ada 9 Meninggal dan 40 Luka akibat 3 Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya
Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Rencana Urun Rembug Alumni UI Mencari Solusi dan Menyelamatkan NKRI
Puluhan Warga Keracunan Keong Sawah, Pemkot Bogor Tetapkan Status KLB
Relawan Bali Kita AS Deklarasikan Abraham Samad Capres 2019
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]