Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan Australia: PM Akui Kesalahan Penanganan Kisis Karhutla di Negaranya
2020-01-13 11:09:08

#SaveAustralia Kebakaran hutan di Australia membunuh lebih dari 500 juta hewan tak berdosa. Dengan lebih dari 5,5 juta hektar lahan terbakar dan lebih dari 1.400 rumah hancur. Ini memilukan.(Foto: twitter)
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengungkapkan penyesalannya terkait penanganan krisis kebakaran semak yang mengungkung negaranya.

Morrison menghadapi kritik pedas terkait cara pemerintahannya merespon kebakaran semak dan kebijakan iklimnya.

Sejak September, kebakaran semak dan hutan telah menyebabkan kematian setidaknya 28 orang dan menghancurkan ribuan rumah.

Pada Minggu, Morrison mengakui bahwa ada "hal-hal yang seharusnya dapat ditangani secara lebih baik di lapangan".

Dalam beberapa minggu terakhir, Morrison menerima sejumlah ekspresi penolakan yang ditunjukkan warga negaranya saat mengunjungi area terdampak di New South Wales dan Victoria, dua negara bagian yang paling terdampak.

Di kota Cobargo di NSW, seorang wanita menuntut lebih banyak sumber daya bagi petugas pemadam kebakaran, sementara warga lain menghinanya "idiot" dan mengatakan "Anda tidak akan mendapatkan suara di sini".

"Ini merupakan lingkungan yang sangat sensitif, mereka sangat sensitif," kata Morrison dalam wawancara dengan media Australia ABC.

"Perdana menteri juga manusia biasa saat berinteraksi dengan orang-orang ini."

Menyadari tekanan yang dihadapi petugas pemadam kebakaran, Morrison mengatakan ada "keinginan baru" agar pemerintah mengambil peran langsung dalam merespon bencana.

Morrison mengatakan dia akan mengajukan permohonan uji publik terhadap upaya penanganan krisis kebakaran

Bulan lalu, Morrison dikritik karena pergi liburan ke Hawaii sementara kebakaran memburuk. Kemarahan publik memaksanya untuk kembali ke Australia lebih cepat dari rencana.

Apa yang PM katakan tentang perubahan iklim?

Pemerintahan Morrison dituduh tidak mengambil tindakan cukup untuk mengantisipasi perubahan iklim, yang menurut para pakar dapat meningkatkan intensitas, frekuensi, dan skala kebakaran.

Namun dalam wawancara tersebut, Morrison membela pendekatan yang diambil pemerintahannya, yang menurutnya sudah memperhitungkan dampak perubahan iklim terhadap kebakaran semak.

A Rural Fire Service firefighter views a flank of a fire on 11 January, 2020 in Tumburumba, AustraliaHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionWarga lokal menuntut sumber daya lebih banyak diberikan pada petugas pemadam kebakaran.

"Kita hidup di era di mana musim panas jadi lebih panjang, lebih panas, dan lebih kering," katanya. "Ini jelas merupakan dampak dari perubahan iklim."

Ditanya soal rencananya menurunkan emisi karbon, Morrison bersikukuh bahwa pemerintahannya sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai target.

Sesuai dengan kesepakatan iklim Paris, Australia telah berkomitmen untuk menurunkan emisi hingga 26% sampai 28% pada 2030 dibandingkan 2005.

Namun, Morrison mengatakan "solusi global" sangat diperlukan untuk mengatasi perubahan iklim.



Activists rally for climate action at Sydney Town Hall on January 10Hak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionPemerintah Morrison dikritik soal kebijakan perubahan iklim.

Puluhan ribu orang di Australia turun ke jalan untuk berunjuk rasa terkait perubahan iklim Jumat lalu.

Di kota-kota seperti Sydney, Melbourne dan Canberra, para pengunjuk rasa menekan pemerintahan Morrison untuk segara bergeser dari penggunaan minyak bumi.

Bagaimana situasi terakhir kebakaran semak?

Tingkat kebakaran semak sudah menurun pada Sabtu, sehingga petugas pemadam kebakaran dapat beristirahat sejenak.

Tapi cuaca diprakirakan akan memanas lagi minggu depan dan otoritas telah memperingatkan bahwa masih ada risiko yang mungkin muncul.

Otoritas setempat telah memperingatkan api mungkin saja membesar karena cuaca yang memanas, ditambah angin dan kekeringan berkepanjangan. Situasi ini akan berlanjut kecuali turun hujan deras.

Akun twitter NSW RFS @NSWRFS menulis : "At 12:30am, 123 fires are burning across NSW, with 50 not yet contained. Easing conditions and continuous hard work by firefighters has seen all fires now at the Advice alert level. Remain vigilant if near active fires and know what you'll do if the situation changes. #NSWRFS".

Lebih dari 123 titik api masih membara di New South Wales - 50 di antaranya belum dapat dikendalikan.

Menurut Dinas Kebakaran NSW, lebih dari 2.000 rumah hancur sepanjang kebakaran ini.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Kebakaran Hutan
 
Kebakaran Hutan Australia: PM Akui Kesalahan Penanganan Kisis Karhutla di Negaranya
 
Negeri di Atas (Awan) Asap!
 
Bencana Asap Karhutla Coreng Diplomasi Sawit Indonesia
 
Legislator Anggap Karhutla Sebagai Bentuk Kegagalan Pemerintah
 
Tolak Bantuan DKI Jakarta Atasi Karhutla, Warga Riau Sebut Pemprov Riau Sombong
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Iwan Sumule Bahagia Din Syamsuddin Dkk Turut Gugat UU Corona Ke MK
Surat Terbuka dari Chusnul Mariyah Buat Ibu Megawati yang Terhormat
Limbah Padat Harus Dikendalikan
Ketua Komisi VIII DPR: Istilah 'New Normal' Dinilai Tidak Tepat
Ahli Virus China Kabur ke AS: Saya Bersaksi Covid-19 Hasil Persekongkolan Jahat
Bukan Hanya Digeser, Erick Thohir Dan Sri Mulyani Harus Dicopot Kalau Terbukti Bersalah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]