Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Kaukus Parlemen
Kaukus Persahabatan Parlemen Indonesia-Malaysia Terbentuk
Sunday 20 May 2012 22:10:11

Dato Seri Mohamed Nazri bin Abdul Aziz dan Dr. Nurhayati Ali Assegaf (Foto: dpr.go.id)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Delegasi Menteri pada Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Dato Seri Mohamed Nazri bin Abdul Aziz, yang juga Ketua IPU (Inter-Parliamentary Union) Group Malaysia, dalam kunjungannya ke DPR-RI, Rabu (16/5) diterima oleh Dr. Nurhayati Ali Assegaf, Wakil Ketua BKSAP/FPD yang juga didampingi oleh beberapa anggota BKSP Dr. Abdurrahman Abdullah (FPD), Azam Azman (FPD) dan Mustofa Assegaf (FPPP). Dato Seri menyampaikan harapan agar hubungan kerjasama kedua parlemen dan kedua Negara dapat terus ditingkatkan. Lebih lanjut, Dato Seri menginginkan adanya suatu working group di luar eksekutif yang dapat mengedepankan penyelesaian permasalahan yang timbul antara kedua negara dan mencari solusinya dengan lebih cepat.

Dalam kaitan ini, Nurhayati menyambut baik pernyataan tersebut dan mengusulkan untuk segera membentuk Kaukus Persahabatan Parlemen Indonesia-Malaysia. Kaukus ini diharapkan dapat menjadi alternatif dari diplomasi resmi yang biasanya dijalankan di tingkat eksekutif dan mengedepankan real communication (bahasa kerakyatan)antara kedua parlemen negara untuk membicarakan peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan ini dan sekaligus mencari solusi yang tepat sasaran bagi permasalahan tersebut. Ini dikarenakan bahasa rakyat dari parlemen dibutuhkan segera sebagai sebuah respon yang cepat.

Usulan ini dianggap sangat krusial bagi peningkatan hubungan antara kedua Negara. mengingat semakin seringnya terjadi masalah-masalah yang menyebabkan ketegangan antara kedua Negara yang serumpun ini. Kerjasama ini diharapkan dapat segera terlaksana dan didukung oleh pemerintah kedua Negara. Akhirnya, kedua belah pihak, menyepakati rencana pembentukan Kaukus dimaksud.

Selain itu, Nurhayati juga menyampaikan pentingnya peran perempuan Indonesia dan Malaysia untuk meningkatkan peran perempuan di dalam parlemen. Sebagai Presiden Coordinating Committee of Women Parliamentarians pada IPU, Nurhayati berkeinginan agar peningkatan kesetaraan gender sebagai salah satu program IPU dapat tercapai. Penguatan peran parlemen dalam pencapaian target internasional seperti MDGs adalah sangat penting. Dalam hal ini, Dato Seri menyambut baik dan sepakat untuk mempererat kerjasama dalam peningkatan kesetaraan perempuan baik di tingkat parlemen maupun di tingkat pemerintah. (bkp/bhc/rat)


 
Berita Terkait Kaukus Parlemen
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Jaksa Tuntut Hukuman Mati Kepada 4 Terdakwa Jaringan 41 Kg Sabu
BNN Bersama Ormas, Aktivis Anti Narkoba Bagikan Paket Sembako: Aksi Peduli Kemanusiaan Wabah Covid-19
Nasir Djamil Minta Manajemen Apartemen Sudirman Mansion Jangan Sewenang-Wenang kepada 6 Pekerjanya
RI Negara Pertama Asia Jual Surat Utang Global Rp 69 T dan Terbesar dalam Sejarah Indonesia
WALHI Layangkan Surat Terbuka Agar DPR RI Mencabut Omnibus Law CILAKA
Ojek Online Minta Jam Operasional dan Lokasi Gerai Toko Tani Kementan Ditambah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Status PSBB Covid-19 DKI Jakarta Mulai Diberlakukan 10 April 2020
Polri Siap Tangani Kejahatan Potensial Selama PSBB
KPK Tegaskan Tolak Pembebasan Koruptor Karena COVID-19
Muhammad Syarifuddin Resmi Jabat Ketua Mahkamah Agung yang ke 14
Surat Terbuka Sohibul Iman Presiden PKS Kepada Presiden RI Joko Widodo
Ditengah Pandemi Covid-19 Peredaran Narkotika 'Gorila' Makin Merajalela, 12 Tersangka Dibekuk Polisi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]