Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ekspedisi NKRI
Kasad Resmi Tutup Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016
2016-06-03 20:41:57

Foto bersama acara penutupan Ekspedisi NKRI 2016 Koridor Papua Barat 2016 di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (3/6).(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Sfaf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono secara resmi menutup Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 yang telah dilakulan selama 4 bulan di 8 (delapan) Sub Korwil di wilayah Provinsi Papua Barat, bertempat di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta (3/6).

Bertindak sebagai Komandan Upacara dalam penutupan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016, Kolonel Inf Tri Budi Utomo, lulusan Akademi Militer Tahun 1994 yang sehari-hari menjabat sebagai Dansat-81 Kopassus.

Kasad, Jenderal TNI Mulyono menyatakan, hasil dari kegiatan ekspedisi ini diperoleh berbagai temuan, yaitu ditemukannya 1.582 spesies flora dan 2.029 spesien fauna, ditemukannya 811 daerah yang mengalami kerusakan hutan dan dilakukannya 4.580 reboisasi, ditemukannya 457 daerah yang rawan bencana, ditemukannya 2.535 data sosial dan budaya, serta dilakukannya 1.814 kegiatan pengabdian masyarakat.

"Dengan ini saya tutup ekspedisi NKRI koridor Papua Barat, kegiatan ekspedisi ini melibatkan 1.193 peserta dari pusat maupun daerah, yang juga mengikutsertakan TNI/ Polri, Akademisi, LSM, Kementerian/ Lembaga, mahasiswa dari 54 universitas seluruh Indonesia," ungkap Jenderal TNI Mulyono saat upacara penutupan ekspedisi di Mako Kopasus, Jakarta, pada Jum'at (3/6).

Adapun terdapat 8 titik yang menjadi kawasan ekspedisi di Provinsi Papua Barat ini yaitu Subkorwil 1 Tambraw, Subkorwil 2 Sorong, Subkorwil 3 Sorong Selatan, Subkorwil 4 Manokwari Selatan, Subkorwil 5 Bintuni, Sunkorwil 6 Wondama, Subkorwil 7 Fakfak dan Subkorwil 8 Kaimana.

Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 mempunyai 10 tujuan yaitu meningkatkan potensi pertananan nasional, meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara, meningkatkan pelayanan kesehatan dan bakti sosial, mendata dan meneliti potensi sumber daya alam, memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional, memberikan teladan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, mengembangkan potensi wilayah yang belum maksimal, membangun infrastruktur daerah terpencil dan terisolir,
mendukung program Nawacita Presiden Joko Widodo, dan merealisasikan revolusi mental.

Hadir dalam upacara penutupan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016, Deputi 5 Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Gubernur Provinsi Papua Barat, Mantan Komandan Ekspedisi NKRI, Letjen TNI (Purn) J. Suryo Prabowo, Letjen TNI (Purn) Lodewick F. Paulus, dan Letjen TNI Agus Sutomo, Danjen Kopassus, Kaskostrad, para Asisten Kasad, Dir dan Kabalakpus TNI AD serta para Rektor Perguruan Tinggi.(bh/yun)

Share : |

 
Berita Terkait Ekspedisi NKRI
KRI Surabaya-591 Membawa Tim Ekspedisi NKRI 2017 Bersandar di Makassar
Tim Ekspedisi NKRI Berikan Pengobatan Gratis Dan Lestarikan Alam Papua Selatan
Bupati dan Masyarakat Sambut Kedatangan Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil -2/Mappi
Kasad Resmi Tutup Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016
Tim Ekspedisi NKRI Sosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dirjen AHU: GRIPS Penting Bagi Notaris untuk Cegah TPPU
Kejari Barito Selatan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Jembatan MTU - Bengkuang
Badan Publik Wajib Berikan Informasi Kepada Masyarakat
5 Hal yang Kamu Dapatkan Saat Memesan Makanan di Restorasi Kereta Api
UU Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Perlu Direvisi
Polri Raih Penghargaan Predikat WBK dan WBBM 2018
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan
Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB
Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong
E-KTP Diperjual Belikan, Mardani: Ini Kejadian Luar Biasa
Ketum PPAD Kiki Syahnakri Sebut Aksi Penembakan di Nduga Papua Melebihi Terorisme
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]