Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Kapolres Konsumsi Narkoba, Benny Martha Desak Berikan Sanksi Tegas
2019-01-15 15:11:54

Ilustrasi. Narkoba.(Foto: Istimewa)
EMPAT LAWANG, Berita HUKUM - Masyarakat Indonesia kali ini digegerkan dengan insiden yang melibatkan Kapolres Empat Lawang Sumatera Selatan AKBP AS yang dikabarkan menggunakan narkoba. Dugaan indikasi ini setelah Polda Sumsel melakukan test urine mendadak. Terkait hal ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi mengakui bila ada seorang Kapolres terindikasi positif narkoba, pada Senin (14/1).

AKBP AS, saat ini menjabat sebagai Kapolres Empat Lawang. Sebelum menjabat sebagai Kapolres Empat Lawang, AS merupakan Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Kapolres Empat Lawang AKBP AS, positif menggunakan narkoba dari hasil tes urine yang dilakukan Polda Sumsel secara dadakan. Hal ini dibenarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut. Namun Kapolda Sumsel mengungkapkan bila harus dibuktikan yang bersangkutan memang benar menggunakan narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Benny Martha Caleg DPR RI Dapil Sumsel II mengungkapkan pihaknya menyayangkan atas terjadinya peristiwa tersebut. "Kepolosian yang seharusnya menjadi penegak aturan justru malah menjadi aktor dari kejahatan itu sendiri" tuturnya pada wartawan, Selasa (15/1).

Tes urine yang dilakukan terhadap Kapolres Empat Lawang AKBP AS mengandung narkotika jenis amphetamine. Urinenya tersebut positif amphetamine yang biasa terkandung di Narkoba jenis sabu-sabu.

Caleg yang merupakan tokoh masyarakat Sumsel tersebut juga menambahkan pihaknya mendesak aparat penegak hukum agar melakukan tindakan tegas dan upaya pencegahan. "Kita mendorong pihak kepolisian dan pihak terkait untuk bertindak tegas dan yang terpenting adalah melakukan pencegahan atas kejahatan barang haram ini" tutupnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Kementan dan Polri Tingkatkan Sinergitas Guna Perketat Pengawasan
Sejumlah Fakta Keanehan Terungkap di Sidang Kasus PT Hosion Sejati
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]