Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 

KPK Benarkan Penangkapan Pejabat Kemenakertrans
Thursday 25 Aug 2011 22:42:33

Ilustrasi
*Diduga melakukan transaksi suap-menyuap di kantor Ditjen P2KT

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengakui telah melakukan penangkapan terhadap dua orang pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dan seorang pengusaha. Ketiganya saat ini telah di berada di gedung KPK untuk diperiksa lebih lanjut.

"Benar, KPK telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang. Mereka telah dibawa ke KPK untuk proses lebih lanjut. Untuk menentukan status ketiganya, masih harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Karo Humas KPK Johan Budi dalam keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/8).

Menurut Johan, dua orang pejabat Kemenakertrans yang dimaksudkannya adalah Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KTrans) berinisial INS, Kabag Program Evaluasi di Ditjen P2Ktrans berinisial DI, dan seorang pengusaha wanita berinisial DNW.

Ketiganya, jelas dia, ditangkap dalam waktu yang hampir bersamaan di tiga tempat berbeda. DNW tertangkap di kawasan Otista (Jl Dewi Sartika) sekitar pukul 15.30 WIB, DI ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pukul 16.00 WIB, dan INS ditangkap di kantor Ditjen P2KTrans di kawasan Kalibata sekitar pukul 15.00 WIB. “Mereka masih kami periksa,” seloroh Johan.

Di gedung KPK sendiri, tampak sejumlah tim penyidik menggiring tiga orang yang turun dari mobil KPK ke dalam gedung. Mereka tiba dalam waktu yang hampir bersamaan. Dua pria terlihat menundukan wajahnya dari sorotan kamera, saat masuk ke gedung KPK. Satu orang lagi adalah perempuan yang juga mencoba menutupi wajahnya dengan kerudung.

Sebelumnya diberitakan, dalam penangkapan itu, KPK berhasil menyita Rp 1,5 miliar dari tangan pejabat berinisial DIR. Inisial ini diduga Dadong Irba Relawan yang menjabat Kabag Program Evaluasi pada Ditjen P2KT, Kemenakertrans. KPK juga menahan Sesditjen P2KT yang berinisial NYM. Seorang pengusaha berinisial DH juga ikut ditangkap.

Usai penangkapan itu, belasan petugas KPK juga langsung melakukan penggeledahan kantor Ditjen tersebut. Pengeledahan difokuskan pada sebuah ruangan yang ada di lantai I gedung tersebut. Beberapa anggota Satuan Brimob disertakan dalam menjaga ruangan yang digeledah ini. Penggeledahan masih berlangsung hingga kini.(mic/spr)



Share : Facebook |

 
Berita Terkait
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Makam Keluarga Besar UGM Jadi Peristirahatan Terakhir Prof. Suhardi
Bantah Bebani Pemerintahan Jokowi, SBY: Hormati Kebijakan Masing-Masing
Rektor UGM: Prof. Suhardi Sosok Yang Bersahaja dan Merakyat
Ancaman Terorisme, Inggris 'Genting'
Presiden SBY: Beban Rakyat Terlalu Berat, Kasihan Kalau Harga BBM Dinaikkan Lagi
Sambut HUT DPR ke 69, 22 RUU Kembali Disahkan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Rektor UGM: Prof. Suhardi Sosok Yang Bersahaja dan Merakyat
BMKG: Musim Hujan Diprediksi pada Bulan Oktober-November 2014
Mantan Kepala Badan Pertanahan Jadi Tersangka Korupsi
Selamat Jalan Pahlawanku, Pejuang Kesejahteraan Rakyat
Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI
Pertamina Region I Tidak Serius Awasi SPBU Nakal di Aceh
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer | Buku Tamu

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]