Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Pemanasan Global
KLHK RI Kembali Daulat Nelson Paparkan Strategi Hadapi Perubahan Iklim
2016-12-03 09:59:08

Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir H. Nelson Pomalingo memaparkan lebih detail tentang strategi mengurangi risiko perubahan iklim yang ditempuh Pemda Kabupaten Gorontalo.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Strategi Aksi Adaptasi Perubahan Iklim (API) oleh Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Pendek sebagai langkah nyata untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan ketahanan terhadap resiko bencana iklim.

Atas kesiapan itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI meminta kembali Bupati Nelson memaparkan lebih detail tentang strategi mengurangi risiko Perubahan Iklim yang ditempuh Pemda Kabupaten Gorontalo. Strategi itu dipaparkannya dalam agenda Pekan Perubahan Iklim 2016, yang mengangkat tema 'Gerakan Nasional Poklim, Penguatan Kemitraan Aksi Lokal, dan Pengendalian Perubahan Iklim', (1-2/12).

Dalam Dialog Interaktif Kepala Daerah yang berlangsung di Auditorium Manggala Wana Bakti KLHK, di bilangan Jl. Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Kamis (1/12) itu, Bupati Gorontalo tampil bersama Walikota Balik Papan, Walikota Blitar, dan Gubernur Jatim.

Bupati Gorontalo memaparkan best_practices adaptasi perubahan iklim serta faktor sukses keberhasilannya, termasuk kendala atau tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Bupati menjelaskan, Kabupaten Gorontalo telah mengalokasikan dana lingkungan sebesar 10% dari dana APBD dan dana desa, sekaligus melakukan berbagai hal pelestarian lingkungan. Langkah-langkah tersebut yakni, penanaman diberbagai sudut wilayah kecamatan, penanaman di seluruh bantaran sungai dan dijalankannya program kembungu beresi oleh kelompok masyarakat pemerhati lingkungan.

Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya pada kegiatan tersebut mengatakan, perubahan iklim erat kaitannya dengan ketahanan nasional. Ketahanan tersebut adalah kemampuan dan kemauan diri untuk dapat bertahan dengan usaha diri sendiri. Sehingga untuk menghadapi dampak perubahan iklim, masyarakat Indonesia sebenarnya sudah memiliki ketahanan.

"Kita sudah punya modal" ujarnya pada Pekan Perubahan Iklim 2016, Kamis (1/12), di Manggala Wanabakti, Jakarta.

Dikatakannya, ketahanan terhadap dampak perubahan iklim harus dengan pendekatan way of life. Hal tersebut tentunya menyetuh secara langsung cara hidup masyarakat.

"Pendekatan harus dari masyarakat, itu yang paling ampuh," kata Siti Nurbaya.(bh/sh/hms)

Share : |

 
Berita Terkait Pemanasan Global
Donald Trump Tuduh Para Ilmuwan 'Memiliki Agenda Politik' Namun Akui Perubahan Iklim Bukan Hoax
Pernyataan Menteri LHK Menanggapi Keputusan Donald Trump Mundur dari Perjanjian Paris
Makna Mundurnya AS dari Kesepakan Paris Bagi Dunia
Perubahan Iklim Butuh Perhatian Parlemen Dunia
KLHK RI Kembali Daulat Nelson Paparkan Strategi Hadapi Perubahan Iklim
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bagaimana Paus Fransiskus Tangani Skandal Seks di Gereja Katolik?
Kebakaran Dahsyat Lalap Kota Tua Ibu Kota Bangladesh, 78 Korban Tewas Terus Bertambah
Komunitas Peradilan Semu Universitas Jayabaya Deklarasikan Pemilu Damai Tanpa Hoaks
Wakil Ketua DPR: Dana Desa Perintah UU Bukan Jokowi
Anggota DPRD Kaur dari Partai Golkar Ditangkap Polisi terkait Narkoba
BAPPEDA Kaur Lakukan Sosialisasi Arah Pembangunan di Musrenbang 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Dana Desa Perintah UU Bukan Jokowi
Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Shabu 30 Kg dalam Lampu Downlight Asal Malaysia
PMJ Memusnahkan Shabu 127 Kg, Ekstasi 92 Ribu Butir dengan 15 Tersangka Ditangkap
Pandangan Dr Rizal Ramli Pasca Debat Capres Kedua
BPN 02: Tuduhan Jokowi Soal Tanah Prabowo Bernuansa Fitnah, Berbahaya!
LPSK Siap Lebih Responsif, Efektif dan Transparan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]