Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Banjir
Jokowi Lupa Perintahkan Menteri Atasi Banjir Jakarta
2018-02-16 20:10:30

Ilustrasi. Jokowi blusukan saat masih Gubernur DKI Jakarta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, berita HUKUM - Komitmen Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatasi banjir Jakarta ditagih. Hingga saat ini Jakarta tetap rawan banjir padahal Jokowi sudah 3 tahun menjabat Presiden.

Kemarin, misalnya, akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta menyebabkan banjir di beberapa titik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut banjir terjadi di 36 kelurahan, 100 RW.

"Banjir Jakarta sepertinya akibat Jokowi lupa memerintahkan menterinya membuat program atasi banjir lingkup Jabodetabek," kata Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, kepada redaksi, Jumat (16/2).

Hal itu dikatakan Sgy, demikian Sugiyanto disapa, merujuk pernyataan yang disampaikan Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ketika itu Jokowi mengatakan air banjir ibukota berasal dari atas (hulu) dan ada 13 sungai yang merupakan pemerintah pusat. Sehingga untuk mengatasinya, lebih mudah jika dilakukan oleh Presiden.

Ia mengusulkan untuk mengatasi banjir di Jakarta, Jokowi membentuk badan pembangunan Jabodetabekjur yang berada langsung di bawah Presiden.

Sgy menilai BKSP Jabodetabekjur yang ada saat ini tidak efektif.

"BKSP Jabodetabekjur hanya sebatas koordinasi kebijakan daerah bukan menuntaskan penuntasan masalah. Badan Jabodetabekjut pusat penting ada untuk tuntaskan masalah tata ruang (banjir), masalah transportasi (kemacetan), masalah pemukiman dan yang lainnya," demikian Sgy.

Sementara, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut banjir kali ini sebagian besar melanda wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Antara lain: Jalan Yos Sudarso, Sunter, Gunung Sahari, Pecenongan. Cempaka Putih, Mangga Dua, dan Kemayoran.

BNPB mencatat, terdapat genangan banjir yang tersebar di 53 RW, 18 kelurahan dan 4 kota di Jakarta, yakni Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Bahkan banjir pula merendam jalan di dekat Istana Negara yang berlokasi di Jakarta Pusat pada, Kamis (15/2).

Sedangkan, Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca hujan dengan intensitas lebat akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jakarta.

Kondisi ini akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan lantaran saat ini Indonesia sedang mengalami puncak musim hujan. Musim hujan diprediksi akan berakhir pada akhir bulan Maret.

Lihat Video YouTube, Jokowi: Banjir Jakarta itu Bukan Masalah Jakarta, Air Kiriman Atas, Sungai Kewenangan Pemerintah :
(/dbs/dem/RMOL/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Banjir
Jokowi Lupa Perintahkan Menteri Atasi Banjir Jakarta
Pemerintah Diminta Siaga Hadapi Banjir
Gubernur Anies Takziah ke Kediaman Ridwan, Korban Meninggal Akibat Banjir di Cipete Utara
Banjir Samarinda Meluas Dimanfaatkan Anak-Anak Bermain dan Berenang
Warga Jakarta: Katanya Ciliwung Dinormalisasi, Tapi Banjir Makin Sering
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Soal Tarif Integrasi Tol JORR Rp 15.000, Ini Penjelasan Kementerian PUPR
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
Rachmawati Soekarnoputri: Jokowi Jauh dari Trisakti, 2019 Harus Ganti Presiden!
TNI Miliki Peran Penting Dalam Sukseskan Program Nasional
Indonesia Kondusif, Ketua DPR Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
APMI: Rizal Ramli Mampu Bawa Indonesia sebagai Kejayaan Negara Maritim
Polda Metro Segera Terapkan Tes Psikologi dalam Penerbitan SIM
Pantau Pelayanan Publik, Ombudsman Sidak Ke Bandara Soekarno Hatta
Habib Rizieq Berharap SP3 Serupa Bisa Diberikan Juga ke Ulama dan Aktivis 212
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]