Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jembatan
Jembatan Mahakam Kembali Ditabrak Ponton, Pengendara Diatasnya Panik
2019-04-30 04:49:37

Tampak saat Kapal Tongkang tabrak jembatan Mahakam, Minggu (28/4).(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Jembatan Mahakam yang menguhungi Samarinda Seberang dan Kota Samarinda sebagai ibukota Kalimantan Timur (Kaltim) kembali di tabrak Ponton yang pengangkut penuh dengan batang kayu pada, Minggu (28/4) sekitar pukul 06.00 Wita yang membuat fender penyangga jembatan tergoyang dan terdengar suara gesekan keras, hingga menimbulkan panik bagi pengendara diatasnya.

Kejadian benturan keras yang sempat terekam kamera seseorang warga dari kejauhan yang menjadi viral di media sosial.

Dari rekaman video terlihat, Tongkang Indo Sukses 25 yang ditarik oleh tug boat Capricorn 126 menabrak saat dilakukan pengolongan di bawah jembatan Mahakam.

Kapal Tug boat Capricorn 126 yang menarik tongkang Indo Sukses 25 diketahui berlayar dari Tanjung Kras Kutai Kartanegera (Kukar) menuju Perawang, Pekanbaru Riau.

Saat melalui jembatan Mahakam, arus sungai cukup deras. Akibat banjir daerah hulu sungai dan saat hendak melintas dibawah kolong jembatan sungai Mahakam, diduga Tug boat tidak bisa mengendalikan zpinton tersebut, sehingga tabrakan pada fender jembatan tidak bisa dihindarkan.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda, Capt Dwi Yanto membenarkan mengenai kejadian tersebut.

"Ia, sudah terima laporan mengenai adanya kejadian itu," ujar Capt Dwi Yanto Minggu (28/4).

Kapolsek Kawadan Pelanuhan Samarinda, AKP Aldi Alfa Fatoqi yang dikonfirmasi pada, Minggu (28/4) mengatakan akibat kejadian tersebut pihak Sabandar telah mengamankan Tongkang, serta Tug boat yang terlibat dalam insiden tersebut, dan kami langsung memintai keterangan nakhodanya.

"Kita sebatas mendatangi lokasi dan melakukan pendataan, untuk pemeriksaan nakhoda maupun kru kapal, itu ranahnya KSOP," ujar Kapolsek Aldi Alfa Faroqi.

Hingga kini masih belum diketahui akibat ditabrak jembatan Mahakam oleh Ponton berbuatan penuh kayu tersebut apakah menimbulkan kerusakan pada jembatan tersebut.

Untuk diketahui bahwa kejadian tertabraknya fender jembatan Mahakam sudah beberapa kali sebelumnya terjadi, diantaranya pada Rabu (14/2/2018) lalu, oleh Tongkang Capricorn 117 yang juga bermuatan kayu, ditarik oleh Tugboat Capricorn 116, saat hendak melitas di bawah Jembatan Mahakam.

Lihat Video Youtube: Klik disini.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Jembatan
Ponton Angkut Batu Bara Kembali Tabrak Jembatan Sungai Mahakam
Jembatan Mahakam Kembali Ditabrak Ponton, Pengendara Diatasnya Panik
Diduga Terjadi Kegagalan Bangunan, Jembatan Tanipah Ambruk
Baru 1 Jam Diresmikan, Jembatan Way Tataya Ambrol
Bupati Rita Widyasari Resmikan Jembatan Penghubung Pulau Kumala
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
DPR RI: Kinerja Mentan Amran Terbaik
Soal Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Pemerintah Kabulkan Permohonan Ekstradisi Hongkong
Api Dalam Sekam, Jokowi Butuh Staf Khusus Bidang Aceh
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Din Syamsuddin: Amanat Reformasi Dikhianati Jika RUU Ubah KPK Jadi Subordinat Pemerintah
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Wakil Ketua DPR: UU Otsus Papua Perlu Direvisi
DPR RI Pilih Firli Bahuri sebagai Ketua KPK Baru Periode 2019-2023
BJ Habibie Wafat, Pemerintah Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]