Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polda Gorontalo
Jelang Akhir Masa Jabatan Kapolda Gorontalo, Wahyu Widada Berikan Pesan Moral Kepada Seluruh Personel Polres
2020-02-07 17:53:20

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil saat memberikan arahan jelang berakhirnya masa jabatan sebagai Kapolda Gorontalo.(Foto: BH /ra)
GORONTALO, Berita HUKUM - Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil menyempatkan waktu untuk melakukan tatap muka bersama personil Polres se-Provinsi Gorontalo pada hari Kamis (06/02) yang dibagi menjadi dua tempat kegiatan yakni di Hotel Grand Amalia Boalemo pukul 09.00 wita yang diikuti oleh personel Polres Pohuwato dan Polres Boalemo, selanjutnya pada pukul 13.30 Wita di Gedung Kasmat Lahay Gorontalo diikuti oleh personel Polres Gorontalo Kota, Polres Gorontalo, Polres Boalemo dan Polres Bone Bolango.

Dalam kegiatan tersebut Kapolda di dampingi oleh Karo Ops, Dir Reskrimum, Dir Intelkam, Dir Sabhara dan Kabid Humas. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Boalemo, Kapolres Pohuwato, Kapolres Gorontalo, Kapolres Gorut, Para Wakapolres dan PJU Polres, Para Kapolsek serta personel Polres.

Di hadapan personil Polres tersebut, Kapolda menyampaikan beberapa pesan moral sebagai bahan renungan sekaligus motivasi dalam melaksanakan tugas sebagai bhayangkara negara.

"Profesi Polisi merupakan profesi yang sangat mulia, selain mengajak kebaikan melalui ucapan, kita memiliki kekuatan/power untuk mencegah kemungkaran dan menegakkan keadilan. Sebagai anggota Polri tidak hanya melaksanakan tugas sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Kepolisian yakni memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, namun sebagai seorang Polisi kita harus bisa menjaga dan mengawal peradaban serta menjadi pejuang-pejuang kemanusiaan," ujarnya.

Kapolda pada kesempatan tersebut juga mengingatkan kepada seluruh personel Polres yang hadir agar memahami sekaligus mengimplementasikan makna dari pataka Polda Gorontalo Moodelo Ayuwa yang memiliki arti menjadi tauladan/panutan.

"Moodelo Ayuwa memiliki makna menjadi panutan/tauladan, artinya sebagai Polisi, kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, mulai dari perkataan, penampilan hingga perilaku/perbuatan, ingat bahwa dengan kemajuan iptek saat ini, masyarakat dengan mudah memvideo atau mengambil gambar segala hal yang kita lakukan dan mempostingnya di media sosial hanya dengan menggunakan HP, oleh karena itu maka jaga perilaku dari perbuatan yang dapat menurunkan citra Polri," pesan Alumnus Akpol 91 tersebut.

Kemudian tak henti-hentinya Jenderal Bintang satu ini mengingatkan kepada seluruh personil agar tidak terlibat dengan narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar, karena Kapolda akan menindak tegas bagi oknum yang terlibat narkoba.

“jangan ingat saya, tapi ingatlah ibu, istri, anak dan keluarga jika ingin melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang, karena itu bisa mengerem kita untuk tidak melakukannya,” kata Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Wahyu Widada juga berpesan agar seluruh personel Polda Gorontalo melaksanakan 7 Program Prioritas Kapolri sesuai rencana aksi yang telah disusun oleh Biro Rena Polda Gorontalo.

Sebelum mengakhiri arahannya, Brigjen Wahyu Widada menyampaikan kata pamitan karena akan meninggalkan Gorontalo dan melaksanakan tugas yang baru sebagai Kapolda Aceh.

"Terima kasih atas semua kinerja dan dedikasi yang telah kalian lakukan untuk kepolisian khususnya Polda Gorontalo yang hingga saat ini berjalan aman dan kondusif, melalui kesempatan ini saya pamit untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru, mohon do'anya agar bisa melaksanakan tugas ini dengan baik, lancar dan amanah, pelihara selalu silaturohmi," pesan Wahyu.

Sementara itu Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK terkait kegiatan ini mengatakan bahwa waktu Kapolda sangat sedikit karena sesuai rencana hari Selasa (11/2) akan dilaksanakan serah terima jabatan di Mabes Polri.

"Waktu beliau (Kapolda) sangat sedikit, karena informasi awal hari selasa depan beliau akan serah terima, sehingga waktu yang ada saat ini, beliau manfaatkan untuk bertatap muka dengan seluruh personel Polres sekaligus pamitan. Banyak pesan moral yang beliau sampaikan kepada seluruh personel, yang intinya beliau menginginkan agar seluruh personel mampu beradaptasi dengan perubahan/perkembangan jaman, serta menjaga perilaku dan bisa menjadi contoh masyarakat, karena profesi Polisi merupakan profesi yang mulia," kata Kabid Humas.(bh/ra)


 
Berita Terkait Polda Gorontalo
 
Kapolda Gorontalo Mendukung Program Presiden dan Kapolri, Terutama Pembangunan Infrastruktur
 
Jelang Akhir Masa Jabatan Kapolda Gorontalo, Wahyu Widada Berikan Pesan Moral Kepada Seluruh Personel Polres
 
Kapolda Gorontalo Brigjen Wahyu Widada Digantikan Brigjen Pol Drs Adnas, M.Si
 
Brigjen Wahyu Widada, Kapolda dengan Segudang Prestasi
 
Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Pasal-pasal Oligarkis yang Penuh Konflik Kepentingan Pebisnis Tambang dan Energi Kotor di UU Cipta Kerja
Polisi: Diduga Cai Changpan Memilih Bunuh Diri karena Terdesak
Siap Demo Besar- besaran, 5 Ribu Mahasiswa Bakal Kepung Istana Besok
UU Cipta Kerja: Mendobrak Kelambanan Birokrasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam
Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI
Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?
PKS Sesalkan UU ITE Dijadikan Dasar Penetapan Tersangka Aktivis KAMI
Indonesia Masuk Top 10 'Tukang Utang', Iwan Sumule: Kalau Kata Jokowi, Masih Lebih Baik Dari Negara Lain
Presidium KAMI Harus Turun Tangan Membela 3 Petinggi KAMI Yang Ditangkap Polisi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]