Minggu ini, Facebook meluncurkan fitur Info Kandidat untuk membantu masyarakat di Indonesia mengenal lebih jauh para kandidat Pemilu dan program-program" /> BeritaHUKUM.com - Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media Sosial Facebook
Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
2019-04-03 13:58:14

JAKARTA, Berita HUKUM - Facebook Meluncurkan Fitur Info Kandidat ("Candidate Info") untuk Mengenal Lebih Jauh Para Kandidat Pemilu 17 April 2019 di Indonesia.

Minggu ini, Facebook meluncurkan fitur Info Kandidat untuk membantu masyarakat di Indonesia mengenal lebih jauh para kandidat Pemilu dan program-program mereka jelang pemilihan umum di bulan April. Fitur baru ini memampukan masyarakat untuk membandingkan para kandidat, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang berdasar.

Dalam sebuah video pendek, para kandidat akan dapat menyampaikan program dengan kata-kata mereka sendiri, dan orang akan semakin memahami platform dan visi mereka. Fitur ini akan muncul pada Kabar Beranda untuk semua masyarakat Indonesia pada 2 April. Pengguna dapat menemukan posisi para kandidat, mengunjungi Halaman Facebook mereka, dan menonton video para kandidat yang sedang memberikan pemaparan tentang topik tertentu.

Para kandidat dapat membuat empat video berdurasi 20 detik untuk memperkenalkan diri mereka dan menjawab beberapa pertanyaan inti:

- Perkenalkan diri Anda kepada calon pemilih

- Apa yang akan Anda lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia?

- Apa hal yang ingin Anda capai jika terpilih dan apa rencana Anda untuk merealisasikannya?

- Apa yang akan Anda lakukan untuk memberantas korupsi?

Video tersebut diproduksi oleh para kandidat dan tim mereka, dan tidak ada keterlibatan Facebook di dalam pembuatan konten tersebut.

Ini merupakan upaya kami untuk membangun komunitas yang lebih bermasyarakat dan teredukasi dengan informasi yang tepat. Kami yakin bahwa dengan membantu orang memahami profil para kandidat, kami dapat membantu menciptakan komunitas yang lebih baik. Setiap harinya kami melihat orang menggunakan Facebook untuk berdiskusi tentang percakapan politis. Kami bekerja keras untuk membuat orang lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dalam membuat keputusan menjelang pemilihan umum.

Pada hari pemilihan umum, Facebook juga akan memungkinkan orang untuk dengan mudah berbagi update bahwa mereka sudah memilih. Foto dan video yang menampilkan kerabat atau keluarga yang telah melakukan pemungutan suara akan ditampilkan di Kabar Beranda, sehingga orang dapat turut merayakan and ambil bagian dalam pesta demokrasi ini.(bh/sya)


 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nah! Ashari Taniwan Diduga Dalang Utama Import Besi Siku Berlabel SNI Palsu
Kasus Belum Inkrah, Masinton Pasaribu: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar: Polisi Harus Responsif atas Laporan Santri terhadap Denny Siregar, Jangan Diskriminatif
RUU Perppu Pilkada Disahkan Jadi Undang-Undang, Mendagri Ucapkan Terima Kasih ke DPR
Seminggu Reskoba Polres Kukar Amankan 6 Pelaku Kejahatan Narkoba
Kejari Samarinda Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Hibah, Bakkara Bantah akan Melarikan Diri
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]